KERAJAAN YANG LAHIR DARI KEBOHONGAN
Surat palsu menyebabkan ia mampu membangun kerajaan hiburan senilai $9 miliar.
David Geffen saat itu berusia 21 tahun.
Seorang pemuda drop-out yang gagal lulus dari beberapa sekolah/ kampus.
Dia mendapatkan pekerjaan dengan gaji $55 per minggu, menyortir surat di ruang sempit kantor agensi artis bernama William Morris Agency pada tahun 1964.
Hanya saja, ada satu masalah yang bikin ngeri-ngeri sedap.
Dia berbohong pada surat lamarannya ke agensi itu. Katanya dia lulus dari UCLA padahal nyatanya tidak pernah lulus dari sana.
Ketika dia tahu agensi sedang memeriksa kerahasiaan para karyawannya, Geffen panik.
Beberapa peserta pelatihan calon karyawan baru saja dipecat karena kebohongan yang sama.
Selama empat bulan berikutnya, Geffen muncul satu jam lebih awal setiap hari.
Bukan untuk bekerja lebih keras.
Tapi, untuk mencegat surat dari UCLA yang akan mengungkapkan jati dirinya.
Ketika surat itu akhirnya tiba, dia langsung membuka dan membaca kata-kata yang akan mengakhiri kariernya.
Setelah cepat-cepat menghancurkannya, Geffen memalsukan surat UCLA yang ia tulis dengan kop palsu.
Ia meminta saudaranya mengirimkan kembali surat itu dari Los Angeles sehingga terlihat asli.
Lalu, mengirimkan surat tersebut ke bosnya. Tidak ada yang pernah tahu bahwa itu palsu.
Dan, inilah yang terjadi selanjutnya. Geffen tidak hanya bertahan di ruang surat itu.
Tapi membangun kerajaan hiburannya sendiri.
Di agensi, dia mempelajari seluruh kegiatan kantor.
Geffen melihat para eksekutif berbicara di telepon sepanjang hari dan berpikir: "Aku bisa melakukan itu. "
Dia mulai muncul pada hari Sabtu untuk bertemu dengan para eksekutif senior.
Membangun hubungan baik dengan mereka, meski tidak seorang pun memintanya untuk melakukan itu.
Dalam 18 bulan, ia dipromosikan menjadi agen junior.
Pada tahun 1967 ia menemukan seorang penyanyi muda bernama Laura Nyro yang tidak seorang pun percaya.
Semua orang mengatakan kepadanya bahwa dia tidak dapat dipasarkan.
Nyro terlalu aneh. Terlalu tidak komersial.
Geffen tidak peduli. Dia menjadi manajernya dan memulai perusahaan penerbit musik dengan Nyro bernama Tuna Fish Music.
Dua tahun kemudian, mereka menjual perusahaan itu ke CBS seharga $ 4,5 juta.
Geffen secara resmi menjadi jutawan pada usia 28.
Tapi dia baru saja memulai. Pada tahun 1970 ia mencoba mendapatkan kontrak rekaman untuk penyanyi muda bernama Jackson Browne. Setiap label mengatakan tidak.
Ketika pendiri Atlantic Records Ahmet Ertegun menolak dia, Ertegun memberikan saran, "Mulailah labelmu sendiri." Geffen pun melakukannya.
Dia menyebut perusahaan rekaman itu sebagai “Asylum Records”.
Dinamai tempat pengungsian karena jadi tempat tujuan para seniman musik yang karya-karyanya tidak akan dilirik perusahaan lain.
Seniman-seniman yang menjadi orang-orang aneh pada jamannya. Outsider dari skena yang berkembang.
Namun, dalam dua tahun, ia telah menandatangani The Eagles, Joni Mitchell, Linda Ronstadt, Tom Waits, dan Bob Dylan.
Warner Communications pun membeli Asylum.Geffen menjadi multi-jutawan.
Kemudian, pada tahun 1976 dokter mengatakan kepadanya bahwa ia menderita kanker kandung kemih.
Dia pensiun. Mungkin, rekan-rekannya mengira dia sedang sekarat.
Empat tahun kemudian, dokter baru mengatakan kepadanya bahwa diagnosis itu salah.
Dia tidak sakit sama sekali.
Kebanyakan orang dalam situasi semacam itu akan punya perasaan lega namun memilih untuk bersantai menikmati hidup.
Tapi, Geffen kembali ke pekerjaannya dengan perasaan marah.
Ia ingin memenangkannya kembali dunianya.
Pada tahun 1980, ia mendirikan Geffen Records.
Artis yang dikontrak pertamakali adalah John Lennon yang sudah memiliki nama besar.
Geffen menjadi satu-satunya kepala label yang setuju untuk merilis Double Fantasy tanpa mendengarnya terlebih dahulu.
Ia juga watu-satunya yang memperhatikan Yoko Ono.
Tiga minggu kemudian, Lennon dibunuh.
Geffen bersama Yoko saat mendapat berita. Dia memeluknya saat dia menangis.
Album Double Fantasy kemudian menjadi nomor satu di dunia.
Selama dekade berikutnya, Geffen Records menandatangani Guns N’ Roses, Nirvana, Aerosmith, Elton John, dan Cher.
Pada tahun 1990 ia menjual labelnya ke MCA seharga $550 juta dalam saham.
Beberapa bulan kemudian, sebuah perusahaan Jepang membeli MCA secara total.
Geffen menghasilkan lebih dari $700 juta.
Dia naik kelas menjadi miliarder. Tapi dia masih belum selesai.
Pada tahun 1994 ia bermitra dengan Steven Spielberg dan Jeffrey Katzenberg.
Bersama, mereka mendirikan DreamWorks SKG. Studio ini menghasilkan Saving Private Ryan, Gladiator, American Beauty, Shrek, dan puluhan hits lainnya.
Hari ini, David Geffen bernilai $9 miliar.
Orang terkaya dalam sejarah hiburan.
Semua karena putus sekolah dan memalsukan surat di ruang sempit.
Inilah yang sebagian besar orang lewatkan dari cerita tentang legenda dunia hiburan bernama Geffen.
Ini bukan tentang kebohongannya. Tapi, tentang apa yang dia lakukan setelahnya.
Dia tidak mengikuti kepercayaan palsu bahwa ijazah, sertifikat, surat-surat kredensial adalah segalanya.
Dia bekerja lebih keras dari siapa pun di sekitarnya.
Dia muncul lebih awal. Bergadang.
Membangun relasi ketika tidak seorang pun memintanya.
Ia juga mengasah intuisinya. Melihat bakat yang tidak bisa dilihat orang lain.
Mengambil risiko yang tidak akan diambil orang lain.
Surat palsu itu membuatnya masuk ke pintu yang mengantarkannya memperoleh kesuksesan.
Apakah anda sekarang berada di depan pintu yang sama dengannya saat ia nyaris tak punya apa-apa yang bisa dibanggakan?
Lantas, kredensial apalagi yang anda tunggu?
Apakah ada surat, sertifikat atau rekomendasi tertentu yang anda pikir anda butuhkan untuk melangkah ke pintu itu?
Geffen dibesarkan di sebuah apartemen kecil Brooklyn di atas toko korset ibunya. Ayahnya tidak bisa memegang pekerjaan.
Dia drop-out dari Universitas Texas dan Brooklyn College.
Dipecat dari beberapa pekerjaan karena tidak mematuhinya tata tertib.
Ayah dan Ibunya tak memberinya banyak bekal untuk menuju pintu kesuksesan.
Geffen mengambilnya dari simpul-simpul intuitif yang berkelindan di dalam pikiran kreatifnya.
Dia melihat sesuatu yang dia inginkan dan tahu cara mendapatkannya.
Geffen kemudian bekerja keras melebihi semua orang di sekitarnya sampai hasil pekerjaannya berbicara sendiri.
Pada usia 21, ia menyortir surat seharga $55 per minggu.
Pada usia 28, ia adalah seorang jutawan. Pada usia 47 tahun, ia memiliki salah satu label rekaman paling kuat dalam musik.
Pada usia 51 tahun, ia mendirikan sebuah studio film.
Hari ini di usia 81 tahun, ia memiliki portofolio real estate senilai $300 juta, koleksi seni senilai $2 miliar, dan kapal pesiar seluas 450 kaki.
Kredensialnya boleh palsu. Tapi pekerjaan itu nyata. Hasil berbicara dengan sendirinya.
Berhentilah percaya bahwa nasib anda berubah lantaran seseorang untuk memberi anda sertifikat, izin, surat sakti, rekomendasi. Berhentilah menunggu sampai anda merasa siap.
Berhentilah menunggu untuk sempurna.
Satu-satunya hal yang penting adalah apa yang anda lakukan setelah anda berada di depan pintu karir.
Cari tahu apa yang kau inginkan. Mencari tahu cara melewati pintu itu.
Kemudian, urus semua orang sampai tidak ada yang peduli bagaimana anda sampai di sana.
Berpikirlah besar.
#Alih-edit bahasa: AKS
#Fotohttps://www.hf.uio.no/ilos/english/research/projects/fakespeak/pictures/alvestad-1000x562.jpg
















Tidak ada komentar