21 December 2009

Salju Dinanti Salju Diomelin,..

Maya Mandley

White christmas yang diharapkan warga Amerika tahun ini sepertinya bakal kesampaian. Akhir pekan lalu, pantai timur Amerika dilanda badai salju hebat. Badai yang datang dari arah selatan, melumpuhkan aktivitas warga yang sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan Natal yang jatuh minggu depan. Termasuk orang nomor satu di negara super power ini, Presiden Barrack Obama yang baru saja tiba dari KTT iklim di Kopenhagen, Denmark. Kedatangan Obama di Washington DC diiringi guyuran hujan salju.

Badai salju itu akhirnya sampai juga di New Jersey dan sekitarnya. Di tempat aku tinggal, salju turun sejak Sabtu pagi dan terus berlanjut sampai Minggu dinihari. Ketinggian salju mencapai 40 cm sebelum akhirnya si putih ini meninggalkan bagian timur laut benua Amerika.

Badai salju atau blizzard yang selalu terjadi di musim dingin, sangat mengganggu aktivitas warga. Sebab meski salju usai, tidak serta merta aktivitas masyarakat bisa berjalan kembali normal. Jalan yang tertutup salju harus dibersihkan agak bisa dilalui. Belum lagi lapangan parkir dan tempat-tempat umum lainnya. Apalagi salju yang turun akhir pekan kemarin itu, terjadi di pekan terakhir sebelum natal tiba. Banyak warga yang memanfaatkan menit-menit terakhir untuk berbelanja hadiah atau keperluan menjelang Natal.

Selain salju yang turun, hembusan angin yang lumayan keras juga menyebabkan jarak pandang sangat terganggu di jalan. Belum lagi jalanan licin, karena salju yang tidak segera dibersihkan bisa menjadi es dan membuat jalan bertambah licin. Dalam situasi seperti ini, keahlian mengemudi sangat diperlukan. Meski begitu, ada jenis mobil yang dilengkapi 4 wheel drive yang sangat membantu dalam kondisi jalan yang licin seperti ini.

LUMPUH

Badai salju juga melumpuhkan bandara dan kereta komuter. Tiga bandara utama di NYC dan sekitarnya, ditutup selama badai salju berlangsung. Para penumpang yang harusnya diangkut pesawat pada akhir pekan itu, terpaksa harus menginap seadanya di bandara. Salju harus dibersihkan dari landasan. Salju yang menumpuk juga berbahaya bagi pesawat, Seperti kecelakaan yang terjadi tahun lalu yang menewaskan seluruh penumpang dan pesawatnya. Pesawat milik maskapai penerbangan Continental yang terbang dari Newark menuju Buffalo di bagian utara NY itu.

Sementara untuk kereta komuter, dari berita yang aku dapat di pagi harinya, ada salah satu kereta api jurusan tertentu yang berhenti di tengah perjalanan, akibat track yang tertimbun salju, dan menelantarkan penumpangnya. Kereta yang melayani jalur di bagian timur NYC itu akhirnya bisa bergerak lagi karena ditarik kereta lain setelah berjuang selama kurang lebih 2 jam. Bisa dibayangkan bagaimana kondisi penumpang di dalamnya yang tanpa pemanas akibat tidak adanya power di dalam kereta.

Salju oh salju, meski buat sebagian orang sangat menyebalkan, buat anak-anak (termasuk aku sendiri), sangat menikmati salju. Karena anak-anak bisa bermain seperti papan luncur di tempat berbukit. Mereka bisa meluncur di atas salju, lewat papan khusus dari tempat yang tinggi seperti halnya luncuran di taman bermain. Sementara aku pribadi, sangat menikmati membersihkan sidewalk and driveway dengan snow blower atau shuffle the snow dengan sekop. Lihat fotonya donggggg,..

Memang capek, tapi aku menikmati kegiatan yang cuma ada saat musim dingin ini aja. Apalagi right after the snow stop falling, aku bisa melihat keindahan putihnya salju yang turun di pohon-pohon yang gundul atau di pohon cemara. Pemandangannya indah, persis seperti kartu pos yang aku liat saat aku kecil. Waktu itu aku cuma bermimpi seandainya bisa menikmati pemandangan indah itu. Meski akhirnya aku mengalami sendiri, namun dinginnya salju yang menusuk tulang, sometimes it's not fun at all ! Merry christmas and Happy New Year from New Jersey !

Tulisan Kabar Dari Seberang lain, klik di sini.

No comments:

Post a Comment

Program

Program