RADIO BRAILE: MENYUARAKAN YANG TAK TERLIHAT
Tahun 2026 ini, sudah tiga tahun Radio Braille Surabaya (RBS) terbentuk. Di tengah terbatasnya ruang di media arus utama untuk menyuarakan hak-hak disabilitas, 3 Desember 2022 lalu, Lembaga Pemberdayaan Tunanetra (LPT) membangun radio ini. Diinisiasi oleh guru-guru yang mengabdi di YPAB yang aktif di LPT, para tuna netra low vision, Tutus Setiawan, Atung Yunarto, Hannan Abdullah, dan Sugihermanto. Melalui RBS, isu-isu disabilitas nyaring terdengar.
Tidak ada komentar