19 February 2010

Pasca Pertemuan Tingkat Tinggi Iklim Kopenhagen

Press Release

Pada tanggal 16 Februari 2010, Kedutaan Besar Jerman bersama-sama dengan Kedutaan Besar Denmark menyelenggarakan simposium “ Post-Copenhagen Climate Summit – Shared Views on Global Action and How to Proceed in Indonesia”di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta.

Duta Besar Jerman, Dr. Norbert Baas dan Duta Besar Denmark, Borge Petersen, menyambut para pembicara panel yang antara lain adalah Mantan Menteri Lingkungan Hidup, Rahmat Witoelar, Agus Purnomo (kedua-duanya dari Dewan Nasional Perubahan Iklim/DNPI), El- Mostafa dari United Nations Development Programme (UNDP) maupun wakil-wakil dari Departemen Keuangan, Departemen Perdagangan, Kamar Dagang Indonesia (KADIN) maupun Duta Besar Amerika Serikat Cameron Hume, Duta Besar Meksiko Melba Pria Olavarrieta dan Julian Wilson, Duta Desar Uni Eropa.

Simposium tersebut bertujuan mendukung dialog antara Indonesia dan masyarakat internasional dengan bersama-sama mengembangkan strategi pengendalian bahaya perubahan iklim. Dari perspektif Indonesia, Uni Eropa sebaiknya memegang peranan penting dalam diskusi pembahasan kebijakan perubahan iklim global, karena Uni Eropa telah menunjukkan bahwa diperlukan kebijakan perubahan iklim yang efektif dan efisien.

Uni Eropa telah menyatakan dukungannya bagi Indonesia dalam usahanya mencapai kebijakan lingkungan hidup yang berhasil. Indonesia dipandang sebagai mitra yang penting di wilayah Asia Tenggara dan diprediksi dapat memainkan peranan aktif dalam mencapai tujuan iklim global terutama mengingat keberhasilan penyelenggaraan Konferensi Perubahan Iklim di Bonn, Jerman dan di Meksiko tahun lalu.

| republish | Please Send Email to: iddaily@yahoo.com |

No comments:

Post a Comment

Program

Program