BENARKAH MINYAK BUMI DARI DINOSAURUS?


Di media sosial, beredar video tentang asal usul minyak bumi. 

Menurut video itu, minyak bumi tidak berasal dari dinosaurus yang mati ribuan, bahkan jutaan tahun lalu.

Benarkah?

Menurut penelusuran AI, minyak bumi berasal dari sisa-sisa organisme laut mikroskopis, seperti alga dan plankton, yang mati dan tertimbun lapisan sedimen di dasar laut selama puluhan hingga ratusan juta tahun. 

Kombinasi tekanan tinggi, suhu panas bumi, dan mikroorganisme mengubah material organik tersebut menjadi senyawa hidrokarbon cair atau gas. 

Proses Pembentukan Minyak Bumi: Pengendapan Material Organik: Jutaan tahun lalu, plankton dan tumbuhan laut mati, lalu tenggelam dan tertimbun di dasar laut oleh sedimen.

Pembentukan Batuan Induk (Source Rock): Timbunan tersebut tertutup sedimen lain, membentuk lapisan sedimen yang lama-kelamaan menjadi batu sedimen atau batuan induk.

Proses Termal (Pemasakan): Tekanan dan panas dari dalam bumi mengubah zat organik di batuan induk menjadi kerogen, kemudian menjadi minyak mentah dan gas bumi.

Migrasi dan Perangkap: Minyak bumi yang terbentuk bermigrasi dari batuan induk bertekanan tinggi menuju lapisan batuan reservoir yang lebih berpori (seperti batu pasir atau batu gamping).

Akumulasi: Minyak dan gas akhirnya terjebak oleh lapisan batuan kedap (seal) dan terakumulasi dalam perangkap geologis, siap untuk ditambang. 

Secara ringkas, minyak bumi adalah sumber daya yang tidak dapat diperbarui karena memerlukan waktu jutaan tahun untuk terbentuk. Komposisinya adalah senyawa hidrokarbon yang kompleks.

#MediaSosial

Tidak ada komentar