Koalisi Masyarakat Sipil mengutuk keras tindakan brutal penyiraman air keras yang dilakukan oleh 4 orang Anggota TNI kepada Pembela HAM, And...
!doctype>
Controversial
Presiden Prabowo Subianto ingin mengusut tuntas penyerangan terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS, Andrie Yunus. Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengungkap auktor intelektualis di balik serangan tersebut. Menurut Prabowo, penegakan hukum tidak boleh hanya menjangkau eksekutor di lapangan yang menyiram Andrie dengan air keras. Dia menginstruksikan agar sosok-sosok di balik peristiwa itu ikut diusut.
Pertanyaan besar dalam kasus air keras mulai muncul. Mengapa ada perbedaan nama pelaku dari pihak Polisi dan TNI? Menurut polisi, pelakunya BHC dan MAK. Tapi TNI menyebut Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Mana yang benar? Ini harus diklarifikasi oleh kedua lembaga itu. Tuntaskan!
"Vonis Bebas". Suasana di luar gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat usai Jakarta Four, Delpedro Marhaen dkk dinyatakan tidak terbukti menghasut rusuh pada demonstrasi besar di Agustus 2025. Vonis itu dirayakan di jalanan, depan PN Jakarta pusat.
Tidak ada komentar