RADIO BRAILE: MENYUARAKAN YANG TAK TERLIHAT
Tahun 2026 ini, sudah tiga tahun Radio Braille Surabaya (RBS) terbentuk. Di tengah terbatasnya ruang di media arus utama untuk menyuarakan hak-hak disabilitas, 3 Desember 2022 lalu, Lembaga Pemberdayaan Tunanetra (LPT) membangun radio ini. Diinisiasi oleh guru-guru yang mengabdi di YPAB yang aktif di LPT, para tuna netra low vision, Tutus Setiawan, Atung Yunarto, Hannan Abdullah, dan Sugihermanto. Melalui RBS, isu-isu disabilitas nyaring terdengar.
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusSalam kenal Mas Iman Nugroho. Kebetulan pekan kemarin saya dan kawan2x kantor berencana akan ke Bromo setelah meeting di Surabaya. Tetapi karena berita Siaga 3, banyak yg patah semangat : )
BalasHapusBoleh dong saya kirimkan link ini ke kawan-kawan saya, sehingga mereka bisa menikmati foto Bromo setelah gagal ke sana. Trims berat...
Salam,
AH
(dulu di GATRA)
boleh mas. Selamat menikmati foto-foto Bromo. Thx.
BalasHapusboleh mas. Selamat menikmati foto-foto Bromo. Thx.
BalasHapus