Jakarta (iddaily.net) – Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya kembali memasuki tahapan penting pemilihan rektor periode 2026-2030.
Sebanyak 15 guru besar mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor dalam penjaringan ulang, yang dilakukan setelah polemik pengangkatan Akhmad Muzakki berujung pada pemberhentian dari jabatan Rektor UINSA.
Berbeda dengan penjaringan sebelumnya yang diikuti 13 guru besar, kali ini jumlah pendaftar bertambah menjadi 15 orang.
Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UINSA Prof Achmad Zaini menyebut seluruh berkas pendaftar telah masuk proses verifikasi administrasi.
“Hari ini, Rabu (7/10/2026), Senat UINSA dijadwalkan menggelar rapat tertutup untuk memberikan pertimbangan kualitatif terhadap para bakal calon rector,” kata dia dikutip dari Media Indonesia.
Hasil pertimbangan Senat kemudian dijadwalkan diserahkan kepada Plt Rektor UINSA pada Kamis (8/10/2026), sebelum diteruskan ke Kementerian Agama pada Jumat (9/10/2026).
Berikut Nama 15 Guru Besar yang Masuk Bursa Rektor UINSA:
1. Prof. Dr. Abdul Chalik, M.Ag.
2. Prof. Dr. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag.
3. Prof. Dr. Rubaidi, M.Ag.
4. Prof. Dr. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag.
5. Prof. Dr. Zumrotul Mukaffa, M.Ag.
6. Prof. Dr. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D.
7. Prof. Dr. Khoirun Niam, M.Ag.
8. Prof. Dr. Mohammad Kurjum, M.Ag.
9. Prof. Dr. Wahidah Zein Br Siregar, Dra., M.A., Ph.D.
10. Prof. Dr. Titik Triwulan Tutik
11. Prof. Dr. Achmad Muhibin Zuhri, M.Ag.
12. Prof. Dr. Sri Warjiyati, S.H., M.H.
13. Prof. Dr. Nur Kholis, M.Ed.Admin., Ph.D.
14. Prof. Dr. Abdul Kadir Riyadi
15. Prof. Dr. Mohammad Thohir, M.Pd.
Daftar 15 nama tersebut dilaporkan panitia sebagai peserta penjaringan ulang.
Empat di antaranya merupakan nama baru dibanding penjaringan sebelumnya, yakni Wahidah Zein Br Siregar, Abdul Kadir Riyadi, Mohammad Thohir dan Titik Triwulan Tutik.
Sementara 11 nama lainnya sebelumnya juga mengikuti penjaringan calon rektor UINSA yang pada Maret 2026 diikuti 13 guru besar.
Ada Empat Nama Baru
Masuknya empat nama baru menjadi salah satu hal menarik dalam penjaringan ulang kali ini.
Prof Wahidah Zein Br Siregar merupakan guru besar dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UINSA.
Profil dosen UINSA mencatat bidang kajiannya antara lain sosiologi, gender, politik dan metodologi penelitian kualitatif.
Prof Abdul Kadir Riyadi merupakan akademisi UINSA yang banyak bergerak dalam kajian pemikiran Islam.
UINSA juga mencatat keterlibatannya dalam berbagai kegiatan akademik dan konferensi internasional.
Prof Mohammad Thohir merupakan guru besar UINSA yang pernah menjabat Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
Sedangkan Prof. Titik Triwulan Tutik merupakan guru besar UINSA dari bidang hukum.
Keikutsertaan guru besar perempuan ini menambah komposisi kandidat perempuan dalam bursa calon rektor.
Kandidat Perempuan
Dikutp dari laman RRI, kontestasi kali ini juga menarik dari sisi keterwakilan perempuan.
Beberapa nama guru besar perempuan yang masuk bursa antara lain Prof. Evi Fatimatur Rusydiyah, Prof Zumrotul Mukaffa, Prof Husniyatus Salamah Zainiyati, Prof Sri Warjiyati, Prof Wahidah Zein Br Siregar dan Prof Titik Triwulan Tutik.
Pada penjaringan sebelumnya, empat guru besar perempuan—Evi Fatimatur Rusydiyah, Siti Warjiyati, Husniyatus Salamah Zainiyati dan Zumrotul Mukaffa—sudah ikut dalam kontestasi.
