23 May 2010

Empat Tahun Lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur

Iman D. Nugroho | text and photos |

Pada 29 Mei 2010 mendatang, semburan lumpur di Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur tepat berusia empat tahun. Tragedi yang kemudian dikenal dengan sebutan Lumpur Lapindo itu terjadi karena fish (mata bor) di pengeboran patah, saat pekerja Lapindo Brantas Inc melakukan pengeboran untuk mengambil minyak dan gas.


Peristiwa itu membuat ratusan ribu orangterusir dari desanya. Tempat tinggal mereka tertutup lumpur panas dan beracun. Lumpur juga merusak infrastruktur di wilayah itu. Hingga saat ini persitiwa itu belum juga terselesaikan.

TERUS MENYEMBUR. Hingga saat ini, lumpur Lapindo masih tersembur. Masyarakat belum seluruhnya mendapatkan ganti rugi atas peristiwa ini. Beberapa orang masih bertahan tinggal di sekitar wilayah semburan, mengabaikan bahaya yang sewaktu-waktu bisa datang.


MENGENANG. Setiap tahun, terutama dalam even-even tertentu, masyarakat yang terusir masih mengunjungi bekas lokasi rumah mereka yang sudah tertutup lumpur. Seperti tampak pada gambar, seorang wanita menebar bunga untuk mendoakan keluarga mereka yang sudah dimakamkan di lokasi lumpur.


PABRIK. Lumpur tidak hanya merendam rumah, namun juga pabrik yang ada di sekitar semburan lumpur Lapindo. Ribuan orang kehilangan pekerjaan karena peristiwa yang penyelidikannya dihentikan oleh Polisi, karena tidak memiliki bukti kuat ini.

AL JAZEERA. Berikut ini laporan Al Jazeera dalam kasus lumpur Lapindo.



Silahkan menulis komentar | republish | Please Send Email to: iddaily@yahoo.com |

2 comments:

Program

Program