Jakarta (iddaily.net) – Kapal penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (3/8/2026). Hingga pukul 15.15 WIB, sebanyak 218 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara empat orang dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 08.24 WIB dari petugas siaga Syahbandar Tanjung Perak.
“Tak lama kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) juga menginformasikan bahwa KMP Mutiara Santosa 2 yang berlayar dari Surabaya menuju Makassar dengan sekitar 250 orang di atas kapal mengalami kebakaran. Berdasarkan informasi dari nakhoda, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00–07.00 WIB di perairan utara Madura. Setelah itu, komunikasi dengan nakhoda terputus,” ujar Nanang.
Setelah menerima laporan, Kantor SAR Surabaya segera berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk memperoleh posisi terakhir kapal. Pos SAR Sumenep juga berkoordinasi dengan SROP Kalianget guna mempercepat pencarian dan proses evakuasi.
Pada pukul 09.45 WIB, hasil komunikasi SROP Kalianget dengan Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi menyebutkan KMP Mutiara Santosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi. Saat itu kondisi kapal dilaporkan hampir seluruhnya terbakar, sementara para penumpang bertahan di anjungan dan haluan kapal.
Namun, Kapal Meratus Project 3 tidak bisa merapat karena mengangkut muatan bahan mudah terbakar. Selanjutnya, TB Hasnur 26 bergerak mendekati lokasi untuk melakukan evakuasi penumpang.
Pada pukul 09.55 WIB, KN SAR 249 Permadi bersama tim rescuer Kantor SAR Surabaya melakukan persiapan menuju lokasi kejadian. Empat menit kemudian, TB Hasnur 26 mulai mengevakuasi penumpang, disusul pengerahan RIB 01 Pos SAR Sumenep pada pukul 10.00 WIB.

Sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang dilaporkan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri dan berhasil dievakuasi oleh TB Hasnur 26 serta kapal British Mentor. Sedikitnya empat kapal berada di sekitar lokasi untuk membantu proses penyelamatan. Sementara itu, KN SAR 249 Permadi terus bergerak menuju lokasi dengan estimasi waktu tempuh sekitar enam jam.
Hingga hari ini, data sementara menunjukkan 218 korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan empat korban meninggal dunia.
Rincian Evakuasi Sebagai Berikut:
Meratus Pematang Siantar: 109 selamat, 2 meninggal dunia.
TB Hasnur 26: 65 selamat, 1 meninggal dunia.
Transco Arafura: 17 selamat.
Meratus Project 3: 13 selamat, 1 meninggal dunia.
Prakarsa Mas: 7 selamat.
SC Aila XVII: 7 selamat.
Operasi pencarian dan penyelamatan melibatkan KN SAR 249 Permadi, Kantor SAR Surabaya, Pos SAR Sumenep, Syahbandar Surabaya, VTS Surabaya, SROP Kalianget, KSOP Kalianget, Kapal Meratus Project 3, serta TB Hasnur 26.
Kantor SAR Surabaya menyatakan operasi SAR masih berlangsung untuk memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi serta melakukan pendataan lanjutan terkait jumlah korban.
