Surabaya (iddaily.net) – Sebanyak 378 jemaah haji kloter pertama tiba di Bandara International Juanda Surabaya, Senin (1/6/2026) malam.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam mengaku kloter pertama yang tiba di Juanda seharusnya 380 jemaah haji.
“Satu jemaah wafat sebelum puncak haji dan satu jemaah lagi sakit dan masih dirawat,” kata Anam saat menyambut kedatangan kloter pertama asal Kabupaten Probolinggo di Asrama Haji Sukolilo Surabaya dalam keterangannya.
Dia menambahkan, satu jemaah bernama Asraf (68), warga Kabupaten Probolinggo, wafat di Arab Saudi akibat penyakit jantung disertai komplikasi.
Sedangkan jemaah haji yang sakit, jelas dia, bernama Abdul Djalal dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Al-Noor, Arab Saudi, karena gangguan jantung. Jemaah tersebut akan dipulangkan ke Indonesia melalui kloter berikutnya bila kondisinya siap melakukan perjalanan.
Jemaah yang meninggal terjadi sebelum puncak haji, sehingga keberangkatannya dibatalkan dan mendapat seluruh haknya, baik asuransi maupun sertifikat.
Hingga kini ada 34 jemaah haji asal Indonesia yang dilaporkan wafat di Arab Saudi.
“Ahli waris jemaah yang meninggal akan memperoleh santunan asuransi senilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sesuai ketentuan yang berlaku yang Insya Allah sudah selesai sebelum kepulangan kloternya,” tambahnya.
Sementara empat penerbangan perdana maskapai Saudia Airlines dijadwalkan tiba secara bertahap dengan membawa ratusan jemaah haji asal Jawa Timur.
Setelah tiba di Bandara Juanda, seluruh jemaah langsung menuju Asrama Haji Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.
