Surabaya (iddaily.net) –Sejumlah 20 mahasiswa dari 3 universitas di Jawa Timur, berkampanye pembebasan Kali Tebu Kenjeran, Surabaya dari sampah plastik dan Popok.
Aksi yang digelar pada Rabu 20 Mei 2026 itu, dilakukan oleh mahasiswa dari jurusan Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya (Uinsa), Jurusan biologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Manajemen sumberdaya daya air Universitas Brawijaya (UB) dan organisasi pencinta alam, Wanala Unair.
Dengan mengusung poster bertuliskan seruan menjaga Kali Tebu, para mahasiswa berdiri di atas trash barrier yang terpasang di Kali Tebu.
“Aksi ini adalah bagian dari upaya untuk menyadarkan masyarakat agar peduli sungai dan tidak buang sampah ke Kali Tebu,” ungkap Farida F Tampubolon, salah satu peserta aksi.
Mahasiswi jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan UB ini prihatin dengan kondisi sungai yang dipenuhi Sampah.
Dari observasi mahasiswa Biologi Unesa, setidaknya ada 3 faktor yang membuat kualitas Kali Tebu semakin menurun.
Tidak adanya kesadaran masyarakat, tidak efektifnya pengolahan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) dan saluran pembuangan limbah cair rumah langsung ke Kali Tebu.
Karena itu, komunitas mahasiswa mengusulkan solusi membersihkan Kali Tebu:
1. Kerjasama pemerintah, masyarakat, LSM untuk memberikan edukasi pada masyarakat
2. Memesang CCTV realtime untuk pemantauan.
3. Pemasangan pagar di sekitar sungai
4. Bersih-bersih sungai secara langsung dan aksi kampanye
Warga yang melintas dan menyaksikan aksi itu memberikan dukungan dengan mengacungkan jempol tangan.
