Manado (iddaily.net) – Sebanyak 12 pengaba paduan suara dari Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara tampil dalam konser penutup Kelas Master Pengaba Paduan Suara bersama Kerstin Behnke di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, Kamis (10/9).
Para pengaba dari Indonesia, Malaysia, Myanmar, Vietnam, dan Filipina memimpin Gema Sangkakala Female Choir dan Manado Catholic Choir di hadapan lebih dari 300 penonton.
Konser tersebut menjadi puncak program pembelajaran selama sembilan hari.
Kelas master yang berlangsung pada 1–9 September itu dipimpin Kerstin Behnke, profesor kepemimpinan paduan suara dan ansambel di Universitas Musik FRANZ LISZT Weimar, Jerman.
Program tersebut membekali peserta dengan teknik memimpin latihan, pengembangan ekspresi musikal, penyatuan suara ensambel, hingga membangun suasana latihan yang positif dan komunikatif.
Kepala Regional Program Budaya Goethe-Institut Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, Dr. Nina Wichmann, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan budaya bagi para musisi Asia Tenggara dan komunitas paduan suara di Manado.
Setiap pengaba mendapat kesempatan memimpin satu repertoar dalam konser. Pertunjukan dibuka dengan Kyrle, Gloria (from Missa Brevis) karya Knut Nystedt dan ditutup dengan There Is an Old Belief (from Songs of Farewell) karya Hubert Parry.
Kelas Master Pengaba Paduan Suara Goethe-Institut Indonesien pertama kali digelar di Salatiga pada 2016, kemudian berlanjut di Malang pada 2018 dan Medan pada 2022 sebelum edisi terbaru berlangsung di Manado.
