Jakarta (iddaily.net) — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan duka cita atas tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
KPAI meminta operasi pencarian korban dilakukan secara maksimal dan transparan.
Dalam laporan sementara, 6 orang meninggal dunia, 129 masih hilang, dan 98 orang berhasil diselamatkan.
KPAI mendesak pemerintah segera membuka dan memverifikasi manifes penumpang serta memastikan jumlah anak dan kelompok rentan yang berada di kapal.
Data korban selamat, meninggal, dan masih hilang juga harus segera dicocokkan dengan manifes resmi.
Selain pencarian di permukaan, KPAI mendorong pencarian bawah laut untuk memaksimalkan peluang menemukan korban.
KPAI juga meminta investigasi menyeluruh terhadap kelayakan kapal, jumlah penumpang, muatan, alat keselamatan, kondisi cuaca, serta prosedur evakuasi.
Keselamatan anak harus menjadi perhatian khusus, termasuk ketersediaan life jacket, sekoci, dan jalur evakuasi.
KPAI menegaskan anak-anak yang selamat harus segera mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan reunifikasi dengan keluarga.
KPAI berharap seluruh korban yang masih hilang segera ditemukan dan mengajak masyarakat mendoakan korban, keluarga, penyintas, serta tim SAR.
