10 January 2012

Melakukan lompatan dengan berdebar-debar,..

Ini adalah saat-saat yang mendebarkan. Ketika memutuskan kembali menulis di personal website. Sekaligus membuat lompatan untuk mengubah Iddaily.net, dari website umum, menjadi website artikel opini pribadi. Memang, taruhan dari langkah itu adalah, hilangnya pembaca. Tapi, bukankah perubahan adalah hal yang tidak bisa ditolak?


Untuk yang belum tahu, Iddaily.net adalah website personal yang dibuat sejak 2005. Aktivitas jurnalistik yang selama ini saya alami, memunculkan sisi menarik yang tidak mungkin saya tuliskan di media mainstream tempat saya bekerja. Pilihannya, dibuang atau disajikan melalui saluran lain. Pilihan yang kedua itu yang saya ambil. Melalui Iddaily.net, saya coba menuangkan semuanya.

Beruntung, saya tidak sendiri. Ada banyak kawan-kawan baik yang bersedia menghidupkan Iddaily.net dengan gratis, tanpa dibayar. Ada Jojo Raharjo (sekarang di KompasTV), Fully Syafii (sekarang di Tempo dan Kantor Berita EPA), Balqis Muhyidin (enterprener di Surabaya), Maya Madley (pekerja di New York), Agung Purwantara (desain grafis majalan Dog Fans), Andri Irianto (sekarang fotografer lepas) dll. Terima kasih kawan-kawan.

Namun perubahan harus dilakukan. Kondisi obyektif juga yang harus membuat Iddaily.net mengubah 'jati dirinya', dan menjadi catatan artikel opini pribadi saya. Well, saya sepenuhnya sadar, isi kepala saya memang tidak secerdas intelektual-intelektual lain yang kerap muncul di media massa. Namun, saya bisa memastikan, apa yang akan saya tuliskan memiliki sudut pandang dengan penyajian yang sangat berbeda.

Semoga ada gunanya,..


Iman D. Nugroho

1 comment:

  1. perubahan adalah keniscayaan...

    ReplyDelete

Program

Program