04 July 2009

Kampanye Terakhir JK Dibumbui Janji Politik Merebut Kembali Perusahaan Rokok

Senja Madinah, Bondowoso

Calon presiden Jusuf Kalla, berjanji akan merebut kembali perusahaan-perusahaan rokok nasional yang saat ini banyak dikuasai oleh asing. Janji ini akan terlaksana jika JK terpilih sebagai presiden periode mendatang, di depan 8000 buruh tembakau dalam acara silaturrahmi capres JK bersama unsur kyai dan santri, buruh tembakau, pengusaha tembakau dan warga organisasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Kabupaten Bondowoso, di kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.


“Indonesia sebenarnya merupakan penghasil tembakau terbesar di dunia. Tetapi, ternyata, petani tembakaunya justru banyak yang berada di bawah garis kemiskinan,” kata JK dalam sambutannya. Kondisi ini, lanjut JK, semakin memburuk ketika sejumlah perusahaan rokok yang dulu dimiliki oleh pengusaha dalam negeri, kini justru dijual kepemilikan sahamnya dan didominasi oleh asing. Seharusnya bangsa Indonesia setidaknya menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Pernyataan ini banyak mendapatkan apresiasi dari pengusaha dan buruh tembakau yang hadir pada acara kampanye terakhir JK tadi. Salah satu pengusaha tembakau, bernama Sutikno alias Cuntik misalnya, sangat berharap jika sejumlah aturan cukai rokok yang banyak memberatkan pengusaha dalam negeri. Sementara, pengusaha luar negeri yang rata-rata menjual rokok putih, tidak terkena bea cukai. “Bagaimana pengusaha dan petani tembakau kita akan sejahtera, jika secara aturan saja kita sangat dirugikan,” ujarnya. Karena itu, ia berharap jika JK terpilih, janji politiknya tadi dapat terwujud.

Selain menjanjikan perebutan kembali sejumlah perusahaan rokok, JK juga berjanji akan memberikan pendidikan gratis. Tidak hanya untuk tingkat pendidikan SD dan SMP yang saat ini mendapatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), untuk siswa SMA pun akan digratiskan. “Tingkat SMP dan SMA, baik Umum maupun Madrasah, akan mendapatkan pendidikan gratis,” Ungkapnya, yang disambut dengan tepukan tangan dari para peserta kampanye yang hadir.

Karena itu, ia meminta agar masyarakat tidak kehilangan hak pilihnya pada pilpres yang akan digelar 8 juli mendatang. Ia meminta masyarakat meluangkan waktunya untuk ikut berpartisipasi dalam pilpres mendatang. “Hanya satu menit, saya membutuhkan waktu anda sekalian, untuk ikut mencontreng pada pilpres mendatang,” harapnya.

No comments:

Post a Comment

Program

Program