21 August 2008

Pemred Surya Pindah Ke Surabaya Post

Pemimpin Redaksi Harian Surya yang juga ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Dhimam Abror, akan segera menempati pos baru sebagai Pemimpin Redaksi Surabaya Post. Kepindahan itu akhirnya menjawab teka-teki siapa yang akan memimpin harian sore yang baru saya mendapatkan suntikan dana dari Bakrie Groups itu.


Dhimam Abror mengatakan, kepindahannya ke Surabaya Post baru efektif pada 1 September mendatang. Menariknya, Abror menilai kepindahan itu adalah langkah profesional yang penuh resiko. "Selama 2,5 saya bekerja untuk kelompok media tertentu, tapi masih profesional, Insyaallah pengalaman itu (profesionalitas) bermanfaat SP," kata Abror.

Dhimam Abror adalah salah satu tokoh pers di Surabaya. Setelah menjadi Pemimpin Redaksi di Jawa Pos, Abror dipercaya menjadi Direktur Radar Timur Jawa Pos Group. Setelah itu, Ketua PWI Jawa Timur yang juga kandidat Ketua PWI Pusat 2008 ini mendirikan koran Suara Indonesia. Tak lama berselang, Abror menutup koran yang "baru tapi lama" itu (karena pernah diterbitkan oleh Jawa Pos Group) dan pindah ke Harian Surya, Kelompok Kompas Gramedia (KKG).

Sejak dipegang Abror, Surya berubah format menjadi koran mirip dengan Warta Kota di Jakarta. Harga jualnya pun turun menjadi Rp.1000,- dari Rp.2500,-. Oplah Surya langsung merangkak naik. Dan pada 1 September 2008 ini, Abror penempati pos baru di Surabaya Post, setelah mendapatkan suntikan dana dari Bakrie Groups.

Belakangan ini, beberapa pimpinan media memutuskan untuk menyeberang dan menjadi narkoda di "kapal" berbeda . Nezar Patria, Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, meloncat ke Kanalone.com, dengan posisi Managing Editor atau Redaktur Pelaksana. Kanalone.com adalah sebuah portal berita yang juga dimiliki oleh Bakrie Groups.

4 comments:

  1. Kalau aku pindah ke dari media stikom ke iddaily boleh ya mas ?

    :D

    Pak Abror memang sosok "petarung" mas, nek gak cocok dgn sesuatu kayanya gak segan untuk "meloncat" (IMHO).

    Yang menarik mungkin disini, setelah sempat ditangani "jagoan2" pers Surabaya termasuk Bu Sirikit, kita lihat apakah SP bisa "bersuara" lagi ya setidaknya membuat warna baru media Surabaya dari dominasi si Gajah Graha Pena.

    ReplyDelete
  2. Boleh saja. Ditunggu surat lamarannya ya,..salam/Iman

    ReplyDelete
  3. Nezar Patria, Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, meloncat ke Kanalone.com.... => Nezar pernah menjadi Pemimpin Redaksi Majalah Tempo?

    ReplyDelete
  4. abror itu di usir azrul ananda mas, kok gak tahu beritane to?

    ReplyDelete

Program

Program