Jakarta (iddaily.net) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menggelar rangkaian kegiatan bertema edukasi dan hiburan di Hari Anak Indonesia.
Dengan kegiatan pengenalan profesi di dunia perkeretaapian, fun game, nonton bareng film anak, hingga sapa pelanggan.
Kegiatan diawali dengan sapa pelanggan kepada anak-anak di Stasiun Gubeng yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api maupun di atas KA.
KAI Daop 8 Surabaya juga membagikan suvenir sebagai bentuk apresiasi sekaligus berbagi kebahagiaan kepada pelanggan cilik dan keluarganya.
Selanjutnya, kegiatan utama diselenggarakan di Cinema XXI Grand City Surabaya dan diikuti oleh 250 anak dari delapan sekolah.

Deputy KAI Daop 8 Surabaya, Rachmad Zaini Kurniawan, mengatakan bahwa Hari Anak Nasional momentum yang tepat menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi anak-anak.
“Hari Anak Nasional bukan sekadar momentum perayaan, tetapi juga kesempatan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, KAI ingin mengenalkan berbagai profesi di dunia perkeretaapian, menumbuhkan kecintaan terhadap transportasi publik sejak dini, sekaligus memberikan inspirasi kepada anak-anak mengenai pentingnya peran setiap profesi dalam mendukung perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Zaini.
Para peserta juga dikenalkan secara langsung dengan berbagai profesi di lingkungan perkeretaapian, mulai dari masinis, kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), prama dan prami kereta api, hingga Customer Service.
Zaini mengaku, KAI ingin menunjukkan bahwa peran perusahaan tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi yang aman, nyaman dan andal, namun bagian dari upaya membangun generasi masa depan melalui kegiatan sosial dan edukasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta menginspirasi anak-anak untuk berani bercita-cita. KAI ingin menghadirkan kereta api bukan hanya sebagai moda transportasi, tetapi juga sebagai ruang belajar, berbagi pengalaman, dan tumbuh bersama generasi penerus bangsa,” tandasnya.
