Jakarta (iddaily.net) Gunung Semeru di Jawa Timur, mengalami erupsi sebanyak 7 kali dalam sehari
Erupsi ini terjadi mulai pukul 05.37 WIB hingga 20.10 WIB, Minggu (18/5/2026).
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian AMd dalam laporan tertulisnya menyebut ketinggian erupsi mulai 500 meter hingga 700 meter.
“Ketinggian erupsi mulai 500 meter hingga 700 meter,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian AMd dalam laporan tertulisnya.
Erupsi pertama pukul 05.37 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 meter di atas puncak (± 4.176 m di atas permukaan laut).
Pada pukul 07.44 WIB erupsi Kembali terjadi dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 meter di atas puncak.
Sedangkan pukul 07.46 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 meter di atas puncak (± 4.376 m di atas permukaan laut).
“Pukul 11.27 WIB terjadi erupsi, namun visual letusan tidak teramati,” tambahnya.
Pukul 18.13 WIB, pukul 18.57 WIB dan pukul 20.10 WIB terjadi lagi erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut.
Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (Pijar).
