Jakarta (iddaily.net) – Akhir-akhir ini sedang tren drama diubah menjadi Artificial Intelligence (AI).
Perkembangan industry film ke AI otomatis membuat aktor-aktor drama pendek sepi job, mereka pun beralih profesi menjadi pedagang.
Salah satu aktor drama China (Dracin) pendek, Xu Peng (30).
Berkat peran sebagai CEO yang arogan di drama China pendek, Xu Peng sempat menikmati jadwal syuting yang padat hingga belasan jam setiap hari.
Namun dalam waktu singkat, perubahan besar di industri membuat karier lulusan Central Academy of Drama itu berbalik arah.
Industri film, yang selama ini menjadi sumber penghasilannya, tidak luput dari dampak perkembangan AI.
Di puncak popularitasnya, dia dikabarkan menjalani syuting selama 15 – 16 jam setiap hari dengan jadwal yang benar-benar padat.
Namun semuanya berubah dalam waktu yang sangat singkat.
Produksi drama pendek berbasis AI mengubah industri itu jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan siapa pun.
Laporan berbagai media menyebutkan bahwa hanya pada kuartal pertama 2026 saja, dari sekitar 128 ribu drama pendek yang dirilis, sekitar 122 ribu di antaranya diproduksi menggunakan AI.
Artinya, lebih dari 95 persen seluruh drama pendek baru dibuat dengan bantuan AI.
Belakangan, Xu Peng diketahui bekerja di pasar tradisional setempat dengan membantu sang kakek berjualan sayur.
Dia mengendarai kendaraan listrik milik keluarganya menuju pasar dan berdiri di bawah terik matahari untuk menjual hasil panen mereka.
Sejumlah kerabat mengaku terkejut melihatnya kembali ke kampung halaman dan berjualan sayur.
Sementara beberapa penggemarnya bahkan datang ke pasar hanya untuk berfoto dengannya.
Xu Peng bukan satu-satunya aktor yang terdampak ledakan penggunaan AI di industri tempatnya bekerja.
Berdasarkan laporan terbaru, drama pendek yang dibuat menggunakan AI telah memengaruhi hampir dua juta lapangan pekerjaan di industri drama pendek China.
Para aktor papan atas drama pendek yang sebelumnya bisa memperoleh penghasilan hingga 20 ribu yuan (Rp52,9 juta) per hari, kini banyak yang kesulitan mendapatkan pekerjaan bahkan dengan bayaran 1.200 yuan (Rp3,1 juta) per hari.
