Jakarta (iddaily.net) – Sebanyak 62 aksi demonstrasi digelar sejumlah kelompok masyarakat di Jakarta hari ini, Kamis (27/8/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, selain 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, terdapat 18 kegiatan masyarakat lainnya yang berlangsung di sejumlah lokasi.
“Sebanyak 80 agenda berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terdiri atas 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 18 kegiatan masyarakat lainnya,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip Kompas.com.
3 Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
Meski terdapat 62 kegiatan penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya menyebut tiga lokasi yang menjadi titik demo, yakni:
– Gedung DPR/MPR RI
– Silang Selatan Monas atau seberang Gedung Danareksa
– Taman Pandang Silang Monas
Dengan demikian, angka 62 merujuk pada jumlah kegiatan penyampaian pendapat yang tercatat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, sedangkan tiga lokasi tersebut merupakan lokasi yang disebutkan dalam keterangan kepolisian.
4.274 Personel Dikerahkan Amankan Demo DPR
Untuk mengamankan aksi di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Polda Metro Jaya mengerahkan 4.274 personel.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung tertib sekaligus menjaga aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Selain pengamanan massa, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas. Rekayasa tersebut akan dilakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi dan perkembangan aksi di lapangan.
Ada 18 Kegiatan Masyarakat Lainnya
Selain aksi penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya juga mencatat 18 kegiatan masyarakat lainnya yang berlangsung di sejumlah tempat.
Kegiatan tersebut mencakup agenda olahraga, pameran, seni dan hiburan, organisasi, hingga produksi perfilman.
Beberapa di antaranya Piala Soeratin U-15 di Klender, International Battery Summit 2026 di JIExpo Kemayoran, Kejuaraan Nasional Karatedo Gojukai di GOR Ciracas, APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD City, serta Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2.
Pengendara Diminta Ikuti Arahan Petugas
Dengan banyaknya kegiatan yang berlangsung di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Budi Hermanto mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor, untuk menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Pengendara juga diminta mengantisipasi perjalanan, terutama jika melintasi kawasan yang menjadi lokasi demonstrasi.
Situasi lalu lintas dapat berubah sewaktu-waktu seiring perkembangan aksi sehingga masyarakat diimbau menyesuaikan perjalanan dengan kondisi terkini.
Dishub Jakarta Lakukan Pengaturan Lalin di 3 Zona
Sementara Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan pengaturan lalu lintas (lalin) berdasarkan tahapan pengamanan aksi unjuk rasa yang terbagi dalam tiga zona.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional apabila terjadi kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.
Ia pun mengimbau masyarakat agar mengantisipasi perjalanan, khususnya yang akan melintasi kawasan terdampak aksi tersebut.
“Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif apabila terjadi pengalihan arus,” ujar Budi di Jakarta seperti dikutip Antara.
Rekayasa lalu lintas tersebut dibagi menjadi tiga zona, sesuai dengan tahapan pengamanan aksi penyampaian pendapat.
Zona 1 meliputi kawasan DPR/MPR RI (Senayan), Zona 2 merupakan kawasan pengaturan lalu lintas di sekitar koridor Senayan-Gatot Subroto-Sudirman, sedangkan Zona 3 mencakup kawasan DPR/MPR dan kawasan Istana.
