Jakarta (iddaily.net) – Sebanyak 8 orang masih dalam pencarian setelah kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Mereka terdiri atas lima jurnalis dan tiga awak kapal dan operasi pencarian memasuki hari kedua pada Rabu (9/9/2026).
Data identitas tersebut sesuai dengan data di Posko SAR Nasional, Marina Carita, Pandeglang, Banten.
5 Jurnalis yang Masih Dicari
Berikut lima jurnalis yang berada dalam rombongan:
1. M. Bagus Khoirunnas – ANTARA
Bagus merupakan pewarta foto Kantor Berita ANTARA dan namanya tercatat dalam manifes rombongan yang berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju Gunung Anak Krakatau.
Bagus juga menjadi salah satu jurnalis yang sempat berkomunikasi dengan rekannya di Lampung sebelum rombongan hilang kontak.
2. Ari Basuki – Merdeka
Ari Basuki merupakan pewarta foto Merdeka yang ikut dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi.
3. Yudistiro Pranoto – iNews
Yudistiro Pranoto merupakan pewarta foto iNews yang berada dalam rombongan tersebut.
4. Firman Daus – Anadolu Agency
Firman Daus merupakan jurnalis Anadolu Agency yang ikut dalam perjalanan peliputan.
5. Donal Husni – Jurnalis Freelance
Donal Husni merupakan pewarta foto lepas atau freelance yang turut berada dalam kapal.
3 Awak Kapal Juga Masih Dalam Pencarian
Selain lima jurnalis, tiga orang yang berada di kapal juga belum ditemukan.
1. Warta (55) merupakan kapten kapal.
2. Surakman (60) merupakan anak buah kapal atau ABK.
3. Heriyanto (49) merupakan pemandu atau guide yang ikut dalam perjalanan.
Ketiganya juga masih berstatus dalam pencarian bersama lima jurnalis.

dibangun tenda-tenda/Iman Dwi Nugroho
Berangkat untuk Meliput Erupsi Anak Krakatau
Rombongan delapan orang tersebut berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Tujuannya adalah kawasan Gunung Anak Krakatau untuk mengambil dokumentasi aktivitas vulkanik.
Sekitar pukul 14.42 WIB, salah seorang jurnalis masih sempat mengirimkan share location kepada rekannya di Lampung.
Namun sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan terputus.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 18.13 WIB, Heriyanto dilaporkan sempat mengirimkan foto dari sekitar Gunung Anak Krakatau.
Setelah itu tidak ada lagi komunikasi yang diketahui dari rombongan.
Pencarian Memasuki Hari Kedua
Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian di perairan Selat Sunda.
Pada hari kedua, area pencarian diperluas dengan melibatkan sejumlah unsur, termasuk Basarnas, TNI-Polri dan unsur terkait lainnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung Deden Ridwansah mengatakan dua RIB dari Lampung dikerahkan untuk memperkuat pencarian.
“Kami mengerahkan dua unit RIB beserta personel untuk mendukung operasi SAR di wilayah Selat Sunda.”
Dua RIB tersebut membawa total 17 personel dan diberangkatkan sekitar pukul 07.00 WIB.
Hingga kini, 8 orang tersebut masih dalam pencarian dan operasi SAR terus dilakukan.
