Close Menu
iddaily.netiddaily.net
  • Beranda
  • Voice
  • Peristiwa
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About Us
  • Q&A
  • Privacy Policy
  • Dukung Kami
Facebook X (Twitter) Instagram
iddaily.netiddaily.net
  • Beranda
  • Voice
  • Peristiwa
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Indeks
iddaily.netiddaily.net
Home»Peristiwa»5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, ANTARA Perkuat Koordinasi Pencarian
Peristiwa

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, ANTARA Perkuat Koordinasi Pencarian

Icha BalqisIcha Balqis09 September 2026 / 00:11 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau/Dok Istimewa
Rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau/Dok Istimewa

Jakarta (iddaily.net) – Kantor Berita ANTARA memperkuat koordinasi dengan Basarnas, Polda Banten, TNI, dan instansi terkait lainnya untuk mendukung pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Salah satu jurnalis yang masih belum diketahui keberadaannya adalah Muhammad Bagus Khoirunnas, pewarta foto ANTARA Biro Banten.

Hingga Selasa (8/9/2026) malam, ANTARA belum menerima kabar dari Bagus maupun rombongan.

Direktur Utama Kantor Berita ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan pihaknya telah mengirimkan tim khusus yang merupakan gabungan personel ANTARA pusat dan Biro Banten untuk memastikan komunikasi serta koordinasi pencarian terus berjalan.

“Saat ini kami juga sudah mengirimkan tim khusus ANTARA yang merupakan gabungan dari ANTARA pusat dan Biro Banten untuk memastikan seluruh upaya komunikasi dan koordinasi berjalan terus menerus,” kata Benny di Jakarta, Selasa malam.

Benny mengatakan ANTARA juga mendorong petugas meningkatkan intensitas pencarian terhadap rombongan yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

“Kami turut mendorong agar petugas bisa meningkatkan intensitas pencarian terhadap rombongan jurnalis yang belum diketahui keberadaannya hingga saat ini,” ujarnya.

ANTARA bersama iNews dan merdeka.com juga telah mendirikan posko siaga media untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi terkait perkembangan pencarian.

Langkah tersebut dilakukan agar setiap informasi mengenai keberadaan para pewarta diperoleh dari sumber berwenang dan terverifikasi, sekaligus mencegah beredarnya informasi spekulatif.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas dan pihak terkait untuk memperoleh perkembangan terbaru mengenai pencarian.

Informasi yang disampaikan kepada publik akan mengacu pada keterangan yang telah diverifikasi dari Basarnas, kepolisian, maupun pihak berwenang lainnya.

ANTARA juga mengimbau seluruh pihak agar tidak menyebarkan informasi yang bersifat spekulatif mengenai kondisi maupun keberadaan para pewarta yang masih dalam pencarian.

Benny berharap seluruh proses pencarian berjalan lancar dan para pewarta segera ditemukan.

Kapolda Banten Sebut Pencarian Terkendala Cuaca dan Gelombang

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan pencarian dilakukan tim gabungan yang melibatkan Ditpolairud Polda Banten, Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas, TNI, serta tim terpadu penanggulangan bencana.

Hengki mengatakan tim sempat melakukan penyisiran, tetapi operasi dihentikan sementara menjelang malam karena kondisi perairan semakin berbahaya.

“Sudah mulai melakukan pencarian dari Polair kita bersama Basarnas, sama tim terpadu dari penanggulangan bencana, semua sudah membantu mencari itu,” kata Hengki.

Menurut dia, pencarian terkendala gelombang tinggi, angin kencang, jarak pandang terbatas, serta kondisi yang mulai gelap.

“Tim juga sudah terpadu dari Basarnas maupun dari Polair, tadi sudah mencari, tapi belum dapat karena dihentikan oleh cuaca gelap, sudah malam hari, menjelang malam hari maupun ombaknya agak besar, angin, dan ada angin kencang,” ujarnya.

Hengki memastikan pencarian akan kembali dilakukan dengan tetap mempertimbangkan keselamatan personel.

Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Eko Hartanto mengatakan pencarian dijadwalkan dilanjutkan pada Rabu (9/9/2026) pagi menggunakan kapal Basarnas dan unsur lainnya.

Kapal Basarnas dengan panjang sekitar 40 meter disiapkan karena dinilai lebih memadai untuk melakukan pencarian di wilayah perairan yang masih berisiko.

Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak

Berdasarkan laporan Ditpolairud Polda Banten, rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Mereka menggunakan speedboat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Sekitar pukul 14.42 WIB, salah seorang anggota rombongan masih sempat mengirimkan share location kepada jurnalis Lampung bernama Abay.

Namun sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan terputus.

Lokasi terakhir yang diduga menjadi posisi rombongan berada di koordinat 6°14’40.52″S 105°40’49.48″T.

Jarak dari posisi RIB 02 Banten menuju titik tersebut diperkirakan sekitar 9,98 nautical mile (NM) dengan waktu tempuh sekitar 40 menit.

Tim SAR kemudian melakukan penyisiran hingga kawasan Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun hingga Selasa petang, hasil pencarian masih nihil.

Identitas 5 Jurnalis yang Masih Dicari

5 Jurnalis yang telah teridentifikasi dalam rombongan tersebut yakni:

1. Muhammad Bagus Khoirunnas – ANTARA
2. Arie Basuki – merdeka.com
3. Yudhistira/Yudhis – iNews
4. Daus – Anadolu
5. Donal – fotografer lepas

Sementara data SAR menyebut sedikitnya tujuh orang berada dalam pencarian dan dua orang lainnya dalam proses pendataan.

Dalam laporan Dirpolairud Polda Banten yang kamu kirim, operasi pencarian melibatkan 23 personel, terdiri atas 2 personel KP Sanjaya Mabes Polri, 5 personel Ditpolairud Polda Banten, dan 16 personel Basarnas Banten.

Basarnas juga mengerahkan KN Tetuka untuk mendukung operasi pencarian dan kapal tersebut bertolak dari Dermaga Pelabuhan BBJ Bojonegara menuju Perairan Carita pada Selasa (8/9/2026) sore.

5 jurnalis hilang Anak Krakatau ANTARA Basarnas Gunung Anak Krakatau jurnalis hilang kontak Anak Krakatau jurnalis hilang Selat Sunda KN Tetuka Muhammad Bagus Khoirunnas Polda Banten Selat Sunda
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTim Gabungan Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau
Next Article Mario G Klau Gandeng Grace Kaitlin di “Riuh”, Kisah Ego dan Perasaan yang Lama Terpendam
Icha Balqis

Friendly Woman yang sering lost signal.

Related Posts

Karhutla Jatim Capai 11.449 Ha, 77 Persen Lahan Terbakar di Hutan Konservasi

24 Oktober 2026 / 11:47 WIB

Hari Santri 2026, Cak Imin Tantang Santri Berantas Kemiskinan dan Kuasai Teknologi

22 Oktober 2026 / 18:02 WIB

PBNU Gelar Apel Hari Santri 2026 di Tebuireng, Ada Pembacaan Resolusi Jihad-Teater Heroik

22 Oktober 2026 / 17:31 WIB
Leave A Reply Cancel Reply

Karhutla Jatim Capai 11.449 Ha, 77 Persen Lahan Terbakar di Hutan Konservasi

24 Oktober 2026 / 11:47 WIB

Mengenal Gandrung Sewu, Festival Tari Kolosal yang Jadi Ikon Banyuwangi

23 Oktober 2026 / 15:00 WIB

BMKG Ingatkan Cuaca Panas-Kering Masih Berlanjut, Jatim Sempat Capai 38 Derajat Celsius

23 Oktober 2026 / 14:06 WIB

Gandrung Sewu 2026 Digelar Besok Malam, 1.300 Penari Banyuwangi Bakal Tampil Glow in the Dark

23 Oktober 2026 / 10:38 WIB

KontraS Surabaya: Hentikan Intimidasi dan Pembungkaman Kebebasan Sipil

23 Oktober 2026 / 09:35 WIB

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.