Jakarta (iddaily) – Metode pengencangan wajah terus berkembang.
Saat ini diperkenalkan teknologi estetika terbaru yang meningkatkan efisiensi MMFU (Micro & Macro Focuses Ultrasound), yaitu dengan Ultraformer MPT.
Metode ini diperkenalkan di Esther Clinic, Surabaya, saat peringatan Hari Kartini.
Ia berfungsi sebagai lifting, tightening, fat reducer, dan anti wrinkle.
Menggunakan micropulse technology memberikan hasil 2,5 x lebih cepat, 2.5 x bertahan lebih lama dan 20 % lebih efektif dalam memberikan efek lifting dan tightening.
Bagaimana Ultraformer bekerja ?
Pimpinan Esther WR Supratman, dr Meita Witanti menyebutkan kinerja alat ini meliputi:
– Penargetan pada lapisan kulit. Energi ultrasound menembus lapisan kulit luar dan mencapai lapisan SMAS (superfisial musculo aponeurotic system) – penopang struktur wajah — yang bertanggung jawab untuk kekencangan kulit.
– Stimulasi kolagen. Energi ultrasound merangsang produksi kolagen baru yang lebih kuat, sehingga kulit tampak lebih kencang dan terangkat.
-Proses regenerasi. Setelah perawatan, kulit akan mengalami perbaikan dan regenerasi selama beberapa minggu, dan memberikan hasil yang bertahan lama.
Mengapa wajah perlu lebih dikencangkan?
Menurut dr Meita, pertambahan usia mempengaruhi kekencangan kulit.
Kondisi yang menyertainya adalah kulit yang kendur, pipi yang chubby (tembem), dan dagu yang dobel.
Maka kehadiran teknologi estetika ini dapat mengkoreksi kulit kendur, pipi tembem, alis turun, mata kendur, dagu dobel, sehingga mendapatkan bentuk wajah V, atau garis rahang yang lebih tegas.
Beberapa kasus kulit kendur setelah melakukan 1x perawatan dengan 300 tembakan (shoots), area pipi lebih kencang dan area nasolabial terangkat.
