Close Menu
iddaily.netiddaily.net
  • Beranda
  • Voice
  • Peristiwa
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About Us
  • Q&A
  • Privacy Policy
  • Dukung Kami
Facebook X (Twitter) Instagram
iddaily.netiddaily.net
  • Beranda
  • Voice
  • Peristiwa
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Indeks
iddaily.netiddaily.net
Home»Voice»Vlog»Berapa Jumlah Pintu di Lawang Sewu Semarang?
Vlog

Berapa Jumlah Pintu di Lawang Sewu Semarang?

Jojo RaharjoJojo Raharjo02 Mei 2026 / 11:31 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Lawang Sewu Semarang-Jojo Raharjo


Semarang (iddaily.net) – Ikon kota Semarang nan bersejarah. Meluruskan isu pernah jadi penjara bawah tanah dan tempat ’uka-uka’.

Ditemani sahabat saya dari Semarang, Oxi Yondi Luci, menjelajah gedung tua peninggalan kolonial ini.

Eh, tak hanya kami berdua, ada Abdul Hadi, pemandu wisata asal Madura. ”Umur saya 72 tahun,” kata Hadi.

Kami pun berkeliling. Terletak di depan Tugu Muda, bangunan ini dahulu merupakan kantor pusat Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschaappij (NIS).

Kini, kantor pusat PT Kereta Api Indonesia lokasinya di Bandung.

Lawang sewu aslinya merupakan julukan gedung itu dalam Bahasa Jawa yang berarti ’bangunan berpintu seribu’.

”Tapi, sebenarnya pintunya berjumlah 928 buah dengan 425 anak kunci,” terang Hadi.

Ia menerangkan, selain itu ’sewu’ juga bermakna ’nuwun sewu’, permisi.

Gedung Lawang Sewu dibangun secara bertahap di atas lahan seluas 18.232 m2.

Bangunan utama dimulai pada 27 Februari 1904 dan selesai pada Juli 1907.

Sedangkan bangunan tambahan dibangun sekitar tahun 1916 dan selesai tahun 1918.

Bangunannya dirancang oleh Prof. Jakob F. Klinkhamer dan B.J. Ouendag, arsitek dari Amsterdam dengan ciri dominan berupa elemen lengkung dan sederhana.

Bangunan di desain menyerupai huruf L serta memiliki jumlah jendela dan pintu yang banyak sebagai sistem sirkulasi udara.

Karena jumlah pintunya yang banyak maka masyarakat menamainya dengan Lawang Sewu yang berarti seribu pintu.

Selain desain bangunanya yang unik, Lawang Sewu memiliki ornamen kaca patri pabrikan Johannes Lourens Schouten.

Kaca patri tersebut bercerita tentang kemakmuran dan keindahan Jawa, kekuasaan Belanda atas Semarang dan Batavia, kota maritim serta kejayaan kereta api.

Ragam hias lainnya pada Lawang Sewu antara lain ornamen tembikar pada bidang lengkung di atas balkon, kubah kecil di puncak menara air yang dilapisi tembaga, dan puncak menara dengan hiasan perunggu.

Abdul Hadi pun menjelaskan berbagai filosofi Belanda dalam gedung ini.

Misalnya, pintu yang benar adalah pintu yang membukanya menghadap ke depan.

“Artinya, buka mata lihat masa depan. Selain itu, kalau membukanya ke dalam, adik kecil bisa kejeduk,” ungkapnya.

Masih banyak lagi falsafah Belanda dibukanya.

Misal, tiang bendera jangan tegak, melainkan miring. Dengan demikian, angin berhembus bisa mudah mengibarkan bendera.

Juga terkait tata letak interior kamar mandi, mirip kepala manusia, ada dua mata, semacam hidung, dan telinga.

Hadi pun meluruskan mitos yang beredar bahwa Lawang Sewu dulunya penjara di era Jepang, dengan tempat orang dibui sangat tersiksa karena mepet ukuran tubuhnya.

Pun yang menyebut gedung ini angker. Karena kerap jadi lokasi syuting program ’Uji Nyali’ sebuah televisi swasta.

”Acara seperti itu pakai ritual manggil setan. Jadi tak harus di sini, di lokasi mana saja juga bisa, karena kan ada prosesinya,” beber Hadi.

Dolan nang Semarang, ojo lali mampir lan foto-foto nang Lawang Sewu!

headline Lawang sewu semarang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePerjuangan Keluarga Dapat Bayi Kembar Usai Gagal Program di Aussie
Next Article 4 Drama China Ini Dongkrak Pariwisata Tiongkok
Jojo Raharjo

Pencinta sepak bola. Pendukung Persebaya dan Liverpool

Related Posts

Dua Gunung di Jawa Timur Erupsi Hampir Bersamaan, Ini Penjelasan-Potensi Bahayanya

07 November 2026 / 13:03 WIB

Gunung Bromo Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter, BPBD Minta Wisatawan Waspada

06 November 2026 / 13:18 WIB

Gapeka 2026 Berlaku 1 Desember, Cek Perubahan Jadwal KA dari Surabaya

05 November 2026 / 10:25 WIB
Leave A Reply Cancel Reply

Dua Gunung di Jawa Timur Erupsi Hampir Bersamaan, Ini Penjelasan-Potensi Bahayanya

07 November 2026 / 13:03 WIB

Cara Mengenali HP Disadap dan Melindungi Data Pribadi, Kenali Tanda-tandanya

07 November 2026 / 12:24 WIB

Semeru Kembali Erupsi 7 Kali Jumat 6 Nov 2026, Sehari Sebelumnya Luncurkan Awan Panas 4,5 Km

06 November 2026 / 14:08 WIB

Nowela dan Bennett A.K. Rilis “Semangat Maju”, Lagu untuk Mimpi Indonesia Jadi Juara

06 November 2026 / 13:41 WIB

Gunung Bromo Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter, BPBD Minta Wisatawan Waspada

06 November 2026 / 13:18 WIB

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.