Jakarta (iddaily.net) – Bahagianya pasutri ini Nurul dan Michael usai gagal menjalani In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung di RS Australia, malah berhasil di RS Surabaya.
Air mata bahagia dan ungkapan rasa syukur saat tahu hasil pemeriksaan jika ada 2 bayi dalam kandungan.
Hal itu diungkap salah seorang dokter dari Surabaya dr Benediktus Arifin MPH SpOG FICS.
Dalam medsosnya, disebut bahwa bertemu pasangan ini di September 2025 dan memulai program bayi tabung @morulaivfsurabaya. Persis di awal tahun 2026,tepatnya 2 Januari 2026, ditanam 2 embrio.
Dan hasilnya, sungguh luar biasa anugerah dari Yang Maha Kuasa, kedua embrio bertumbuh sehat. Dan hasil Non-Invasive Prenatal Testing (NIPT) dan Low Risks (Risiko rendah).
Nurul dan Michael mengaku mengikuti program IVF tidak lain seperti pasangan lainnya, memiliki buah hati.
Perjalanan mereka juga tidak mudah. Di Australia, mereka sudah mencoba program IVF dengan penuh harap. Segala usaha, waktu, dan doa telah mereka berikan, namun hasilnya belum seperti yang mereka impikan.
Kegagalan itu tentu bukan hal yang ringan. Ada rasa lelah, ada kesedihan, dan ada banyak pertanyaan yang hanya bisa dijawab dengan kesabaran.
“Terima kasih Tuhan, saya banyak belajar dari pasangan ini, yang penuh perjuangan, kepasrahan dan doa. Semoga kehamilan ini selalu dalam lindunganMU,” tambahnya, Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, bagi banyak orang bayi tabung menjadi jalan terakhir untuk mendapatkan momongan. Namun, program itu tidak sepenuhnya menjamin keberhasilan. Tingkat kegagalan masih tinggi.
