Surabaya (iddaily.net) – Penggemar drama China Spring of the Blade di Surabaya mendapat kesempatan untuk berkumpul dan melihat drama yang dibintangi Xu Kai dan Zhou Ye dalam acara nonton bareng (nobar) yang digelar di DK 26 Resto Cafe Surabaya, Minggu (27/9/2026).
Acara tersebut mendapat dukungan dari iQIYI Indonesia, Xu Kai Indonesia Family, dan Zhou Ye Indonesia.
Para penggemar turut hadir dan menikmati suasana nobar yang berlangsung santai, meriah, sekaligus penuh diskusi mengenai perkembangan cerita Spring of the Blade.
Drama bergenre sejarah, misteri, dan romantis tersebut telah tayang sejak 17 September 2026 sebanyak 30 episode.
Dalam nobar kali ini, para peserta menikmati episode 21, yang menjadi salah satu bagian cerita yang menarik untuk diperbincangkan karena hubungan antara karakter yang diperankan Xu Kai dan Zhou Ye semakin mendapat perhatian penonton.

Selain menonton bersama, peserta juga mendapat kesempatan untuk memberikan review mengenai drama tersebut.
Salah satu peserta, Icha, turut membagikan pandangannya mengenai beberapa adegan yang menarik dalam episode yang ditonton.
Salah satu adegan yang dibahas adalah ketika karakter yang diperankan Xu Kai sebagai male lead mendapat perhatian dari seorang perempuan dari lingkungan kekaisaran.
Adegan tersebut kemudian menjadi semakin menarik ketika female lead yang diperankan Zhou Ye lewat di tengah situasi tersebut.
Adegan tersebut menjadi bahan obrolan karena menghadirkan dinamika tersendiri antara karakter Xu Kai dan Zhou Ye.
Para peserta pun ikut membahas bagaimana perkembangan hubungan kedua karakter utama tersebut dan kemungkinan arah cerita pada episode-episode berikutnya.
Momen penting ketika Li Congxin berikrar untuk menikahi Xie Qingyuan seorang diri, sementara Xie Qinghe berhasil melarikan diri bersama kekasihnya.
Tidak berhenti pada sesi review, acara nobar juga diisi dengan berbagai aktivitas yang membuat peserta semakin aktif berinteraksi.
Panitia dari Surabaya, Tata menyiapkan door prize dari sponsor dengan sejumlah pertanyaan seputar Spring of the Blade dan para peserta harus menjawab pertanyaan yang diberikan untuk mendapatkan hadiah.
Suasana semakin meriah ketika peserta mulai berdiskusi mengenai jalan cerita drama.
Mulai dari perkembangan hubungan karakter utama, adegan-adegan yang dianggap menarik, hingga berbagai prediksi mengenai ending Spring of the Blade menjadi bahan pembicaraan.
Nobar ini juga menjadi kesempatan bagi para penggemar Xu Kai dan Zhou Ye untuk bertemu langsung dengan sesama pencinta drama China.
Tidak hanya membicarakan drama, mereka juga menikmati suasana kebersamaan sambil mendapatkan berbagai freebies yang telah disiapkan dalam acara tersebut.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara dan mereka tidak hanya datang untuk menyaksikan episode terbaru, tetapi juga menikmati kesempatan untuk berbagi pendapat, bercanda, berdiskusi, serta bertukar prediksi mengenai kelanjutan cerita.

Bagi penggemar Spring of the Blade, kegiatan seperti ini menjadi pengalaman tersendiri karena keseruan menonton drama bisa dirasakan bersama-sama, bukan hanya melalui layar masing-masing.
Salah satu peserta, Visaa berharap kegiatan nobar drama China, khususnya yang melibatkan komunitas penggemar Xu Kai dan Zhou Ye, bisa kembali digelar di Surabaya.
Apalagi di hari yang sama, Jakarta juga menggelar nobar di Vibez Resto and Lounge, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dipastikan seru.
Sementara dengan dukungan komunitas dan platform seperti iQIYI Indonesia, kegiatan semacam ini juga dapat menjadi ruang bagi penggemar untuk mempererat pertemanan sekaligus menikmati drama favorit bersama.
Spring of the Blade sendiri masih menjadi salah satu tontonan yang menarik perhatian penggemarnya karena memadukan unsur sejarah, misteri, aksi, dan romantis dalam satu cerita, dengan Xu Kai dan Zhou Ye sebagai pemeran utama.

