Jakarta (iddaily.net) – Sebuah truk pengangkut perangkat sound horeg menabrak bangunan pos di depan rumah warga Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026) malam.
Kecelakaan terjadi saat warga tengah menggelar karnaval dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Insiden truk sound horeg tersebut mengakibatkan lima orang terluka, terdiri dari seorang perempuan dan empat anak-anak.
Dari video yang viral di medsos, peristiwa itu terjadi ketika rombongan karnaval sound horeg melintas di kawasan permukiman Desa Curahmalang.
Truk yang membawa perangkat sound system berukuran besar tersebut diduga kesulitan melewati jalan yang sempit.
Truk kemudian menabrak bangunan pos yang berada di depan rumah warga hingga mengalami kerusakan.
Warga pun berteriak dan meminta tolong, sebab ada perempuan dan 4 anak-anak yang sedang menonton tertimpa reruntuhan.
Truk Sound Horeg Diduga Masuk Jalan Sempit
Berdasarkan informasi dalam video Liputan6, kecelakaan diduga terjadi karena sopir truk sound horeg nekat memasuki jalur yang sempit.
Ukuran kendaraan yang membawa perangkat sound system cukup besar sehingga membutuhkan ruang yang memadai ketika melintas di kawasan permukiman.
Saat berusaha melewati jalan tersebut, truk kemudian menabrak bangunan pos yang berada di sisi jalan.
Benturan menyebabkan bangunan pos roboh dan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi ikut menjadi korban.
Para korban kemudian mendapatkan penanganan akibat insiden yang terjadi di tengah kegiatan karnaval warga tersebut.
Tidak ada informasi mengenai korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Terjadi Saat Karnaval HUT RI
Kecelakaan terjadi ketika masyarakat Desa Curahmalang sedang menggelar karnaval untuk memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Karnaval dengan iring-iringan sound horeg menjadi salah satu kegiatan yang banyak digelar di sejumlah wilayah Jawa Timur dalam rangka memeriahkan peringatan kemerdekaan.
Namun, penggunaan kendaraan berukuran besar di jalan permukiman juga membutuhkan perhatian terhadap kondisi jalan dan keselamatan warga.
Sebelumnya, persoalan akses kendaraan sound system berukuran besar dalam kegiatan karnaval juga terjadi di wilayah Jember.
Pada 22 Agustus 2026, armada Damkarmat Jember sempat mengalami kesulitan melintas karena sejumlah truk pengangkut sound system berada di badan jalan ketika petugas menuju lokasi kebakaran lahan.
Panitia dan Awak Truk Diminta Bertanggung Jawab
Setelah kecelakaan terjadi, panitia karnaval dan awak truk sound horeg diminta bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.
Tanggung jawab tersebut mencakup biaya pengobatan terhadap para korban serta pembangunan kembali bangunan pos yang roboh akibat ditabrak truk.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dari penyelesaian insiden agar para korban mendapatkan penanganan dan kerugian warga dapat dipulihkan.
Kecelakaan Sound Horeg di Jember Bukan yang Pertama
Insiden di Desa Curahmalang menambah daftar kejadian yang melibatkan kendaraan sound horeg di Jember.
Pada awal Agustus 2026, seorang kru sound horeg berinisial SN meninggal dunia setelah kepalanya terbentur gapura ketika rombongan kendaraan sound horeg melintas di Jalan Krasak, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa.
Polisi menyebut korban diduga tertidur di atas bak truk yang mengangkut peralatan sound system.
Sementara itu, pada 22 Agustus, kendaraan pemadam kebakaran Jember juga sempat kesulitan melintas karena adanya sejumlah truk sound system yang berada di badan jalan untuk persiapan karnaval.
Rangkaian kejadian tersebut menunjukkan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan dan akses jalan ketika kegiatan karnaval melibatkan kendaraan berukuran besar.
Pentingnya Keselamatan dalam Karnaval
Karnaval menjadi salah satu bentuk kegiatan masyarakat untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Namun, ketika kegiatan menggunakan kendaraan besar dan perangkat sound system berukuran tinggi serta lebar, aspek keselamatan perlu menjadi perhatian utama.
Rute karnaval sebaiknya mempertimbangkan lebar jalan, kondisi permukiman, keberadaan bangunan di sisi jalan, serta keselamatan penonton.
Pengemudi kendaraan pengangkut sound system juga perlu memastikan jalur yang dilalui aman dan sesuai dengan ukuran kendaraan.
Kecelakaan truk sound horeg di Desa Curahmalang menjadi pengingat bahwa kemeriahan karnaval tetap harus diimbangi dengan keselamatan warga.
Insiden truk sound horeg tersebut terjadi saat karnaval HUT Kemerdekaan RI berlangsung di Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, Jember.
Berdasarkan informasi awal yang beredar, kecelakaan diduga terjadi karena truk pengangkut perangkat sound system memasuki ruas jalan yang relatif sempit hingga menabrak bangunan pos di depan rumah warga.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian yang dapat dikutip terkait kronologi lengkap maupun hasil pemeriksaan terhadap pengemudi.
Karena itu, penyebab kecelakaan masih perlu menunggu penjelasan resmi aparat.
