Jakarta (iddaily.net) – Gunung Semeru mengeluarkan abu setinggi 1.300 meter dari puncak (± 4.976 m di atas permukaan laut).
Itu terjadi pukul 07.58 WIB, Jumat (3/7/2026) dengan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan.
“Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Jumat, 03 Juli 2026, pukul 07:58 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.300 meter,” kata petugas PVMBG, Liswanto dalam keterangannya.
Meski sempat memuntah guguran awan panas sejauh 4 Km dan tidak berdampak ke permukiman, pihaknya tetap mengimbau masyarakat sekitar untuk waspada.
Liswanto menambahkan, erupsi sempat terjadi sebanyak 5 kali sejak pukul 00.00 WIB dini hari tadi.
Di antaranya terjadi sejak pukul 06.06 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 meter.
Selain itu terjadi pukul 07.22 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 400 meter.
Dan pukul 07.29 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.100 meter dan pukul 08.45 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 meter.
“Masyarakat harus tetap mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” tegasnya.
