Jakarta (iddaily.net) – Gunung Semeru mengalami erupsi sebanyak 12 kali dalam 18 jam.
Ketinggiannya mulai 600 meter hingga 1.200 meter, mulai pukul 00.00 WIB hingga 18.30 WIB, Kamis (18/6/2026).
Semeru mengalami erupsi dengan ketinggian abu vulkanik 1 Km hingga 1,2 Km terjadi sebanyak 5 kali.
Mulai pukul 06.39 WIB, pukul 08.55 WIB, pukul 09.16 WIB, pukul 11.10 WIB, pukul 13.31 WIB dan pukul 17.15 WIB.
“Erupsi pukul 17.15 WIB, tinggi kolom letusan teramati ±1.000 meter di atas puncak (± 4.676 m di atas permukaan laut),” kata petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Mukdas Sofian dalam keterangannya.
Pihaknya mengimbau masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
Selain itu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Hingga pukul 18.30 WIB, semburan abu vulkanik terjadi sebanyak 12 kali.
