Jakarta (iddaily.net) – Erupsi sebanyak 10 kali terjadi di Gunung Semeru Lumajang, Jawa Timur.
Erupsi terjadi mulai pukul 00.14 WIB hingga 21.26 WIB, Rabu (27/6/2026).
“Ketinggian erupsi 600 meter hingga 800 meter,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian dalam keterangan resminya, Kamis (28/5/2026).
Erupsi pertama kali terjadi pukul 00.14 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 meter dari puncak.
Lalu erupsi pukul 06.19 WIB, 06.31 WIB, 11.17 WIB, pukul 11.22 WIB, 20.21 WIB dan 21.26 WIB, visual letusan tidak teramati.
Sedangkan pukul 07.08 WIB erupsi setinggi 600 meter dengan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu, pukul 07.16 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 meter di atas puncak (± 4.476 m di atas permukaan laut).
“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat,” jelasnya.
Meski begitu warga diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan.
Sebab berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.
