21 August 2019

Mengenang penculikanku 23 tahun lalu: Hormatku untuk para aktivis (2-habis)

Dalam penculikan selama 11 hari, 16-26 Agustus 1996, saya menjadi “saksi” perjuangan para aktivis prodemokrasi yang saat itu juga ditahan. Saya pastikan, mereka-mereka adalah pahlawan. Ini sekelumit yang bisa saya ceritakan.

16 August 2019

Mengenang penculikanku 23 tahun lalu

Kembali ke 16 Agustus 1996. Hari di mana saya diculik dari rumah, dan ditahan selama 11 hari. Sungguh, itu 11 hari yang menakutkan dan menyakitkan.

02 August 2019

Apa sulitnya menyelesaikan kasus Novel Baswedan?

Pada 20 Juli 2019, Presiden Joko Widodo menegaskan batas waktu tiga bulan untuk Kapolri Tito Karnavian menyelesaikan kasus Novel Baswedan. Artinya, pada 20 Oktober 2019, bersamaan hari pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden, kasus itu harus tuntas. 

26 July 2019

Belajar dari Mega, Prabowo, Paloh dan Anies

Bertemunya Megawati-Prabowo, dan Surya Paloh-Anies Baswedan, bagaikan pelajaran politik yang tidak menyenangkan di dunia politik Indonesia. Berikut ini catatan kecilnya.

24 July 2019

Ganja, dilihat dari sudut berbeda

Ganja kembali menjadi berita, setelah seorang artis ditangkap. Tulisan pendek ini mencoba melihat ganja dari sudut pandang yang berbeda.

20 November 2017

CARA SAYA MELIHAT HUBUNGAN HILMAN DAN NOVANTO

Bagaimana hubungan wartawan dengan nara-sumbernya? Pertanyaan itu tiba-tiba muncul seiring kasus korupsi KTP elektronik dengan tersangka Ketua DPR-RI Setya Novanto. Disebut-sebut, "drama" yang melibatkan Novanto menyeret seseorang bernama Hilman Mattauch. Hilman--yang katanya seorang wartawan--adalah sopir Novanto, saat mobil yang ditumpanginya menabrak tiang lampu, 16 November 2017.

08 May 2017

MENGAPA SAYA MENOLAK PEMBUBARAN HTI?

"Saya tidak setuju perjuangan HTI, tapi saya tidak setuju HTI dibubarkan."
Kalimat di atas adalah status pertama saya, merespon pernyataan pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), melalui jalur pengadilan. Begitu mendengar pernyataan yang dibacakan Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto itu, saya sebagai orang yang tidak setuju dengan perjuangan HTI mendirikan Khilafah, justru tidak setuju dengan Wiranto. Mengapa?

12 April 2017

PETANI KENDENG MELAWAN PABRIK SEMEN DENGAN LESUNG


Sembilan Kartini Kendeng menyambut keluarnya Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dengan menabuh lesung "tanda peringatan".

KLHS Kendeng adalah jawaban atas pertanyaan, apakah pemerintah berpihak pada masyarakat dan lingkungannya, atau pada modal.

Pada hari yang sama, Kantor Staf Presiden (KSP) menyatakan, KLHS merekomendasikan bahwa penambangan di Cekungan Air Tanah (CAT) Watuputih tidak bisa dilakukan sampai ada keputusan lebih lanjut.

KLHS tidak hanya mengenai kegiatan PT Semen Indonesia, tapi juga 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) lain. “Dengan keputusan ini, PT Semen Indonesia harus mengikuti,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Apakah rekomendasi KLHS bisa diartikan pembangunan pabrik semen di pegunungan Kendeng jalan terus, asal tidak menambang di CAT Watuputih?

Tuntutan petani Kendeng tidak berubah: menolak pembangunan pabrik semen!

Apakah rekomendasi KLHS akan diterima petani Kendeng?

ID NUGROHO

11 April 2017

UPAYA MEMBUNGKAM KPK


Usai salat subuh, penyidik senior KPK, Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tidak dikenal.

Publik tersentak dan marah atas serangan pada penyidik yang menangani berbagai kasus besar di KPK itu.

Aktivis berkumpul di KPK tuk memberikan dukungan dan menuntut polisi mengusut tuntas kasus itu.

Apakah penyerangan Novel berhubungan dengan kasus korupsi yang kini sedang ditanganinya?

Sampai video ini dibuat, Novel Baswedan masih menjalani perawatan di RS. JEC, Menteng. Pelaku penyiraman air keras kepadanya belum diketahui.

ID NUGROHO

28 March 2017

TUJUH HARI SETELAH BU PATMI PERGI

Sejumlah 26 aktivis mengecor kaki di depan Istana Merdeka, untuk mengenang Bu Patmi, salah satu petani Kendeng yang juga pengunjuk rasa penolak pabrik semen di Rembang Jawa Tengah. Bu Patmi meninggal dunia di sela-sela unjuk rasa mengecor kaki. Gerakan menolak pabrik semen di Pegunungan Kendeng membesar ke seluruh Indonesia. Hingga Minggu (26/03/17) aksi solidaritas Kendeng dilakukan di 35 lokasi. Sayangnya, belum nampak niat baik melalui pernyataan Presiden Jokowi.

Padahal, penolakan pabrik semen tidak hanya menyelamatkan pegunungan Kendeng, tapi menyelamatkan pulau Jawa. Bentang alam karst memiliki fungsi hidrologi yang mengontrol sistem ekologi di dalam kawasan. Permukaan bukit karst berperan sebagai penyimpan utama air.

Saat ini sudah ada 21 pabrik semen beroperasi di Jawa (Falah, 2016). Tambah pabrik semen, tambah buruk kualitas lingkungan di pulau Jawa. Ketua Tim Penyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), "Daerah Cekungan Air Tanah (CAT) Watuputih (area tambang PT. Semen Indonesia) tidak layak ditambang."

ID NUGROHO

25 March 2017

PERJALANAN TERAKHIR AHMAD TAUFIQ



Ahmad Taufiq (Ahmad Taufik) meninggal dunia 23 Maret 2017. Kepergian sosok yang kerap dipanggil AT atau Ate itu menciptakan duka di kalangan aktivis di Indonesia, karena AT adalah aktivis senior yang gigih melawan Orde Baru. Terutama ketika rezim di bawah Soeharto itu memberangus kebebasan pers di Indonesia. Karena perlawanannya itu, AT sempat dipenjara, bersama Eko Mariyadi dan Danang Kukuh karena menerbitkan media bawa tanah, Independen.

13 March 2017

PETANI KENDENG KEMBALI MENGECOR KAKI



Sejumlah 10 petani Pegunungan Kendeng kembali melakukan aksi mengecor kaki di depan Istana Merdeka, Senin (13/3/2017). Mereka memprotes keputusan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dianggap mengabaikan perintah pengadilan yang menenangkan gugatan petani dan mencabut izin lingkungan pembangunan dan pertambangan pabrik PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang. Gubernur Ganjar juga dinilai mengabaikan perintah Presiden Joko Widodo yang memerintahkan moratorium izin tambang.

ID NUGROHO

02 December 2016

JURNALIS METRO TV DIUSIR DALAM AKSI BELA ISLAM III


Dua jurnalis Metro TV diusir massa Aksi Bela Islam III di Jl. Arief Rachman Hakim, Tugu Tani, Jumat (2/12/2016). Kejadian itu berawal dari kedatangan dua jurnalis itu dengan menggunakan dua ojek membelah massa. Sampai di depan hotel Aryaduta, tiba-tiba sekelompok orang mengenali mereka dan mulai memprovokasi dengan teriakan. Hal itu memicu caci maki dari massa lain, dan melakukan pengusiran.

ID NUGROHO

01 December 2016

BINTANG KEJORA DI IBUKOTA DKI JAKARTA


Sekelompok mahasiswa dan aktivis Papua menggelar demonstrasi di Jakarta, 1 Desember 2016 ini. Mereka menuntut digelarnya referendum menentukan nasib sendiri di Papua. Referendum itu adalah buah dari sengketa lama tentang sejarah Papua yang oleh sebagian orang dianggap belum tuntas, hingga saat ini.

ID NUGROHO

30 November 2016

MENKOMINFO MENJAWAB KRITIKAN HASIL REVISI UU ITE


Kemenkominfo Rudiantara menjawab berbagai kritikan atas UU ITE hasil revisi yang mulai berlaku pada November 2016. UU ITE hasil revisi dinilai masih mengusung kriminalisasi pada netizen.

ID NUGROHO

BERBAGAI PERSOALAN DI UU ITE HASIL REVISI


Berlakunya Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) memunculkan penolakan. Ini adalah alasan penolakan atas UU yang tetap mengusung pasal kriminalisasi pada pengguna internet itu.

ID NUGROHO

14 November 2016

CARA WARGA PEGUNUNGAN KENDENG MENGAWAL KEADILAN


Perjuangan warga pegunungan Kendeng, Jawa Tengah untuk menyelamatkan lingkungan mereka dari kerusakan akibat pembangunan pabrik semen, belum berakhir. Senin (14/11/2016), mereka berunjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Agung Jakarta untuk mengawal proses kasasi. Mereka membawa hasil bumi sebagai simbol penghargaan mereka pada "Ibu Bumi", yang akan dirusak oleh pembangunan pabrik semen.

ID NUGROHO

06 November 2016

STOP JADIKAN JURNALIS SEBAGAI SASARAN KEMARAHAN

FOTO: Ini adalah gambar yang beredar di sosial media, tentang jurnalis Kompas TV yang menjadi korban pemukulan pada unjuk rasa 4 November di Jakarta. Kartu penyimpanan gambar di kameranya diambil, dan tidak kembali sampai saat ini.
 Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia meminta semua pihak tidak menjadikan jurnalis sebagai sasaran kemarahan. Aktivitas jurnalistik di tengah masyarakat adalah tindakan yang dilindungi undang-undang, sekaligus sebagai mata dan telinga publik dalam mengabarkan fakta.

05 November 2016

UNJUK RASA 4 NOVEMBER, "DIBUANG SAYANG"


Berada di antara pengunjuk rasa 4 November 2016, di depan Istana Negara, mulai siang hingga rusuh mereda, saya menemukan beberapa hal yang "dibuang sayang". Selamat menikmati.

ID NUGROHO