Setelah memperkenalkan pendengar pada nuansa bebas dan gemerlap dari “CHAMPAGNE FLYING,” artis asal Thailand VARITDA kembali dengan “SLOW BURNER”.
Lagu itu adalah sajian kedua dari album mendatangnya, CHAMPAGNE CHERRY, sebuah proyek yang memadukan contemporary pop R&B dengan sentuhan jazz yang elegan melalui produksi berskala internasional.
Dirilis di bawah Melodic Corner, label naungan Music Move Co., Ltd., CHAMPAGNE CHERRY menjadi arah artistik paling berani dari VARITDA sejauh ini: intim secara emosional, sophisticated secara musikal, dan digarap dengan penuh detail bersama para kolaborator dari berbagai penjuru dunia.
Setiap tahap produksi — mulai dari penulisan lagu, rekaman, mixing, hingga mastering — dikerjakan dengan perhatian yang sangat matang terhadap detail.
Perjalanan ini dimulai lewat “CHAMPAGNE FLYING,” anthem feel-good tentang bangkit dengan elegan setelah patah hati dan merayakan kebebasan yang datang setelahnya.
Dibungkus dengan nuansa pop R&B yang diperkaya ritme hip-hop, tekstur retro soul, serta sentuhan jazz kontemporer, lagu tersebut memperkenalkan karakter album yang sparkling dengan penuh percaya diri dan pesona.
Kini, kisahnya berkembang lebih dalam lewat “SLOW BURNER,” sebuah lagu yang merangkul kesabaran, ketegangan emosional, dan keindahan membiarkan cinta tumbuh secara alami.
Dibangun di atas groove yang santai, lapisan instrumen yang subtil, dan energi intimate ala larut malam, lagu ini menangkap perasaan memilih koneksi dibanding terburu-buru — di mana setiap momen terasa cukup lama untuk meninggalkan kesan mendalam.
Tetap berakar pada pop R&B dengan sentuhan jazz, “SLOW BURNER” menampilkan sisi album yang lebih lembut dan emosional.
Pada intinya, CHAMPAGNE CHERRY mengangkat tema tentang “Confession” — proses perlahan terbukanya emosi dan isi hati seseorang.
Album ini menggunakan metafora ceri di dalam segelas champagne: perlahan menyerap lingkungan di sekitarnya, menjadi semakin lembut seiring waktu, dan akhirnya memperlihatkan versi dirinya yang lebih kaya dan jujur.
Dengan cara yang sama, proyek ini mengeksplorasi bagaimana manusia perlahan membuka diri ketika waktu, suasana, dan emosinya terasa tepat.
Tak hanya dari sisi musik, baik “CHAMPAGNE FLYING” maupun “SLOW BURNER” juga hadir dengan video musik bergaya fashion film yang kuat secara visual, memperluas storytelling melalui simbolisme, mood, dan estetika sinematik.
Semakin mengangkat kualitas proyek ini adalah keterlibatan tim kreatif kelas dunia.
Produser asal Inggris Nick Tsang — yang pernah bekerja bersama Backstreet Boys, Ed Sheeran, Charli XCX, serta Jess Glynne lewat hit 5x Platinum “Take Me Home” — memegang peranan penting dalam membentuk warna musik album ini.
Proyek ini juga melibatkan engineer ternama Charlie Holmes (Mixing Engineer) dan Simon Francis (Mastering Engineer), yang dikenal melalui karya mereka di album The Art of Loving milik Olivia Dean.
Seluruh lagu dalam CHAMPAGNE CHERRY direkam di Abbey Road Studios, London — studio legendaris tempat The Beatles menciptakan sejumlah karya paling berpengaruh dalam sejarah musik modern.
Rasakan dunia CHAMPAGNE CHERRY melalui “CHAMPAGNE FLYING” dan “SLOW BURNER,” yang kini sudah tersedia di YouTube dan seluruh platform streaming digital melalui Melodic Corner.
Masih akan ada berbagai “flavor” lain dari album ini yang akan segera diperkenalkan melalui kanal resmi Melodic Corner
