Close Menu
iddaily.netiddaily.net
  • Beranda
  • Voice
  • Peristiwa
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About Us
  • Q&A
  • Privacy Policy
  • Dukung Kami
Facebook X (Twitter) Instagram
iddaily.netiddaily.net
  • Beranda
  • Voice
  • Peristiwa
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Indeks
iddaily.netiddaily.net
Home»Rilis Pers»DPR Dukung Kemenhub Evaluasi Taksi Usai Tabrakan KA di Bekasi Timur
Rilis Pers

DPR Dukung Kemenhub Evaluasi Taksi Usai Tabrakan KA di Bekasi Timur

Rach Alida BahaweresRach Alida Bahaweres29 April 2026 / 09:44 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi-AI

Jakarta (iddaily.net) – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Syafiuddin Asmoro, menyatakan dukungannya terhadap langkah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang akan melakukan evaluasi total terhadap operasional Taksi Green SM.

Hal ini menyusul keterlibatan taksi tersebut dalam insiden tabrakan antara KRL dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/04/2026).

Menurut Syafiuddin, keberadaan Taksi Green SM patut menjadi perhatian serius karena tidak hanya menjadi pemicu awal kecelakaan besar tersebut, tetapi juga memiliki rekam jejak insiden yang berulang.

“Kasus ini bukan yang pertama. Taksi Green SM sudah beberapa kali bermasalah dan menimbulkan risiko keselamatan. Oleh karena itu, langkah Kemenhub untuk melakukan evaluasi menyeluruh sudah tepat dan harus segera direalisasikan,” ujar Syafiuddin.

Ia merinci sejumlah insiden yang melibatkan taksi tersebut sepanjang tahun 2026.

Pada Januari, kendaraan itu dilaporkan mundur dan menabrak sebuah restoran.

Selanjutnya, pada Februari, taksi tersebut menabrak pembatas jalan (jalur busway) di kawasan Ragunan.

Kemudian pada 3 April 2026, terjadi dua insiden, yakni kendaraan menyangkut di pembatas jalan di kawasan Jagakarsa serta kecelakaan tunggal di flyover Pesing.

Tak lama berselang, pada 14 April 2026, taksi tersebut kembali menabrak pembatas jalan di kawasan Kuningan.

“Rangkaian kejadian ini menunjukkan adanya persoalan serius, baik dari sisi teknis kendaraan, sistem operasional, maupun aspek keselamatan,” tegasnya.

Puncaknya, pada 27 April 2026, Taksi Green SM terlibat dalam insiden tabrakan maut dengan kereta api di Bekasi Timur yang memicu perhatian publik luas.

Syafiuddin menekankan bahwa sebagai perusahaan transportasi berbasis listrik yang mengusung inovasi, Taksi Green SM seharusnya mengedepankan standar keselamatan tinggi dan tidak membahayakan masyarakat.

“Kita tentu mendukung inovasi transportasi ramah lingkungan. Namun, aspek keselamatan tidak bisa ditawar. Jangan sampai teknologi justru menjadi ancaman bagi publik,” tambahnya.

Ia pun meminta Kemenhub untuk tidak hanya melakukan evaluasi administratif, tetapi juga audit teknis menyeluruh, termasuk sistem keamanan kendaraan, standar operasional pengemudi, serta kelayakan armada.

“Evaluasi harus komprehensif dan transparan. Jika ditemukan pelanggaran serius, perlu ada tindakan tegas, termasuk penghentian operasional sementara hingga perbaikan dilakukan,” tutupnya.

dpr kecelakaan kereta api kemenhub tabrakan KA bekasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDrakor ‘Climax’ yang Dianggap Penonton Tidak Klimaks di Endingnya
Next Article Bus Jemaah Haji Kecelakaan di Jabal Magnet Arab Saudi
Rach Alida Bahaweres

Mantan Jurnalis, Travel and Livestyle Blogger

Related Posts

Negara Gagal Lindungi Korban Karhutla, 293 Perusahaan Terseret Sepanjang 2026

27 Oktober 2026 / 11:56 WIB

Kemenhaj: Hindari Transit Malaysia dan Singapura demi Keamanan dan Ekonomi Nasional

27 Oktober 2026 / 06:56 WIB

Perusahaan Pembakar Hutan Hanya Disanksi Administratif

26 Oktober 2026 / 11:24 WIB
Leave A Reply Cancel Reply

Hari Sumpah Pemuda 2026: Mengapa Persatuan Pemuda Tetap Penting?

27 Oktober 2026 / 13:00 WIB

Meiska Rilis Ulang Aku Cuma Punya Hati, Intro dan Bridge Kini Berbeda

27 Oktober 2026 / 12:15 WIB

Negara Gagal Lindungi Korban Karhutla, 293 Perusahaan Terseret Sepanjang 2026

27 Oktober 2026 / 11:56 WIB

Jempol untuk Blak-Blakan Dony

27 Oktober 2026 / 08:22 WIB

Kemenhaj: Hindari Transit Malaysia dan Singapura demi Keamanan dan Ekonomi Nasional

27 Oktober 2026 / 06:56 WIB

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.