Jakarta (iddaily.net) – Drama Korea (Drakor) ‘Climax’ resmi tamat.
Namun bagi pecinta drakor, ending drama yang dibintangi Ju Ji-hoon (Bang Tae-seob), Ha Ji-won (Chu Sang-ah) tidak memuaskan penonton.
Pasalnya, beberapa permasalahan belum tuntas dan tidak ada penjelasan alias misteri.
Apakah drama ini ada season 2 untuk mengungkap kelanjutan konflik kekuasaan dan balas dendam antar tokoh utama? kita tunggu saja.
Berikut beberapa masalah terselesaikan:
1. Nasib politik Bang Tae Seob
Apakah Bang Tae Seob berhasil menjadi wali kota Seoam? Padahal dia juga disebut sebagai calon presiden unggulan oleh masyarakat
2. Dugaan narkoba Chu Sang Ah
Apakah Chu Sang Ah benar-benar memakai narkoba? Wanita ini tidak sadarkan diri di toilet dan Bang Tae Seob berusaha menghilangkan obat yang berceceran tersebut
3. Gagal Kembalikan Uang Investasi
Bagaimana Bang Tae Seop mengatasi permasalahan dengan CEO Jang (Kim Young Min)? Dia harus mengembalikan uang investasi usai pencalonan pertamanya gagal sebagai wali kota Seoam
3. Kebebasan Lee Yang Mi
Lee Yang Mi inginu bebas dengan grasi khusus. Apakah keistimewaan itu didapatkan dari Kwon Se Myeong (Kim Hong Fa) yang baru sadar?
Tentu saja jika Yang Mi berhasil bebas, menandakan perseteruan Bang Tae Seob dan Chu Sang Ah serta Yang Mi belum usai.
Bagaimana pula sikap Kwon Jong Il dalam menghadapi Kwon Jong Uk dan Lee Yang Mi yang mau bebas dengan grasi khusus
4. Nam Woo Sik (Bae Yoon Gyu) akan balas dendam?
Apakah Nam Woo Sik (Bae Yoon Gyu) akan balas dendam pada Chu Sang Ah?
Pria itu telah mendekam di penjara selama 10 bulan padahal tak bersalah
Sebelumnya, drakor yang memiliki episode 10 ini tayang di Disney+ Hotstar, Viu dan Genie TV.
Drama ini menyoroti perebutan kekuasaan, balas dendam, dan pengkhianatan di tengah kartel politik dan hiburan Korea yang penuh intrik.
Alur cerita ‘Climax’ ini berawal dari hubungan Tae-seob dan Sang-ah yang retak karena perbedaan kepentingan.
Tae-seob menggunakan pernikahannya untuk mendapatkan perhatian publik, sementara Sang-ah terlibat dalam permainan manipulasi setelah karirnya merosot.
Nana berperan sebagai informan kunci, sedangkan konflik utamanya melibatkan perebutan posisi dalam konglomerat WR Group.
Tae-seob berusaha membalas dendam atas kematian ayahnya dan mendaki hierarki kekuasaan, sering kali melawan hukum untuk mencapai posisi puncak.
