Close Menu
iddaily.netiddaily.net
  • Beranda
  • Voice
  • Peristiwa
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About Us
  • Q&A
  • Privacy Policy
  • Dukung Kami
Facebook X (Twitter) Instagram
iddaily.netiddaily.net
  • Beranda
  • Voice
  • Peristiwa
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Indeks
iddaily.netiddaily.net
Home»Rilis Pers»Gugurnya 4 TNI di Lebanon, Evaluasi Perlindungan Unifil!
Rilis Pers

Gugurnya 4 TNI di Lebanon, Evaluasi Perlindungan Unifil!

Andi NZAndi NZ26 April 2026 / 10:32 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi AI Unifil Lebanon

Jakarta (iddaily.net) – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta, menyampaikan duka cita atas gugurnya Praka Rico Pramudia, seorang prajurit terbaik TNI yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. Pengorbanan ini adalah bentuk nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, sebagaimana amanat konstitusi,” kata Sukamta melalui layanan pesan, Jumat (24/4).

Diketahui, Praka Rico gugur setelah menjalani perawatan di Lebanon akibat menjadi korban ledakan peluru kendali di markas UNIFIL, pada Rabu (29/3) lalu.

Sukamta menyatakan gugurnya Praka Rico harus menjadi perhatian serius semua pihak, terlebih markas UNIFIL menjadi titik serangan pihak berkonflik.

“Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Serangan yang terjadi di wilayah operasi UNIFIL menunjukkan bahwa situasi di lapangan telah mengalami eskalasi signifikan, sehingga menempatkan pasukan penjaga perdamaian dalam risiko yang semakin tinggi,” kata Sukamta.

Sukamta menekankan bahwa perlindungan terhadap personel yang menjalankan misi perdamaian PBB tidak boleh diabaikan oleh pihak mana pun, termasuk pihak berkonflik.

“Kami memandang bahwa perlindungan terhadap personel PBB harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh diabaikan oleh pihak mana pun, termasuk dalam dinamika konflik yang melibatkan Israel dan aktor lainnya di kawasan,” ujar legislator Dapil Yogyakarta itu.

Sukamta mendorong PBB melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme perlindungan pasukan perdamaian UNIFIL agar sesuai dengan realitas ancaman di lapangan.

“Kami mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mandat dan mekanisme perlindungan pasukan UNIFIL, agar sesuai dengan realitas ancaman yang berkembang di lapangan. Selain itu, diperlukan langkah investigasi yang transparan dan akuntabel atas insiden ini, guna memastikan adanya kejelasan dan pertanggungjawaban,” demikian dia menuturkan.

Selain PBB, Sukamta mendorong pemerintah Indonesia melakukan peninjauan komprehensif terkait aspek keamanan dan pola penugasan prajurit setelah tewasnya Kopral Rico.

“Pemerintah Indonesia perlu melakukan peninjauan komprehensif terhadap aspek keamanan, kesiapan, dan pola penugasan prajurit dalam misi perdamaian, tanpa mengurangi komitmen Indonesia sebagai kontributor aktif dalam menjaga stabilitas global,” ujar Wakil Ketua Bidang Polhukam Fraksi PKS itu.

Ia menekankan bahwa perdamaian dunia tidak boleh dibayar dengan pengorbanan yang sia-sia, termasuk dari prajurit yang bertugas.

“Setiap prajurit yang gugur harus menjadi pengingat bahwa upaya menjaga perdamaian memerlukan sistem yang kuat, perlindungan yang memadai, dan komitmen bersama dari seluruh komunitas internasional,” ujar Sukamta.

“Semoga para prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Sukamta.

Gugurnya Praka Rico dalam misi UNIFIL menambah duka bagi Indonesia. Total prajurit TNI yang tewas di Lebanon menjadi empat.

Selain Rico, prajurit yang tewas dalam misi perdamaian itu ialah Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.

Lebanon Rico Pramudia Unifil
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemerintah Berduka atas Gugurnya Praka Rico Pramudia di Lebanon
Next Article Setelah Puncak Tertinggi di Jawa Pamer Kekuatannya
Andi NZ
  • Website

Founder CafeKomputer, Dukung kami via https://saweria.co/indiemedia // Agar kami terus berkabar dan berkarya

Related Posts

Negara Gagal Lindungi Korban Karhutla, 293 Perusahaan Terseret Sepanjang 2026

27 Oktober 2026 / 11:56 WIB

Kemenhaj: Hindari Transit Malaysia dan Singapura demi Keamanan dan Ekonomi Nasional

27 Oktober 2026 / 06:56 WIB

Perusahaan Pembakar Hutan Hanya Disanksi Administratif

26 Oktober 2026 / 11:24 WIB
Leave A Reply Cancel Reply

Hari Sumpah Pemuda 2026: Mengapa Persatuan Pemuda Tetap Penting?

27 Oktober 2026 / 13:00 WIB

Meiska Rilis Ulang Aku Cuma Punya Hati, Intro dan Bridge Kini Berbeda

27 Oktober 2026 / 12:15 WIB

Negara Gagal Lindungi Korban Karhutla, 293 Perusahaan Terseret Sepanjang 2026

27 Oktober 2026 / 11:56 WIB

Jempol untuk Blak-Blakan Dony

27 Oktober 2026 / 08:22 WIB

Kemenhaj: Hindari Transit Malaysia dan Singapura demi Keamanan dan Ekonomi Nasional

27 Oktober 2026 / 06:56 WIB

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.