Jakarta (iddaily.net) – Penyanyi muda Meiska menghadirkan interpretasi baru lagu populer Aku Cuma Punya Hati yang sebelumnya dikenal luas melalui suara Mytha Lestari.
Dirilis melalui Sony Music Entertainment Indonesia pada akhir September 2026, versi terbaru lagu ciptaan Badai ini hadir dengan karakter vokal dan aransemen berbeda tanpa meninggalkan esensi lagu aslinya.
Menariknya, proyek remake tersebut berawal dari kebiasaan Meiska membawakan Aku Cuma Punya Hati saat tampil di berbagai acara off-air.
Penampilannya mendapat respons hangat dari penonton. Potongan video saat dirinya menyanyikan lagu tersebut juga ramai beredar di media sosial.
Antusiasme pendengar kemudian memunculkan permintaan agar Meiska merilis versi resminya.
Melihat respons tersebut, Meiska bersama tim Sony Music Entertainment Indonesia mendiskusikan kemungkinan untuk menggarap ulang lagu yang telah memiliki tempat tersendiri di hati pencinta musik Indonesia itu.
Rencana tersebut akhirnya terwujud setelah mendapat restu dari Badai selaku pencipta lagu dan Mytha Lestari yang lebih dahulu mempopulerkannya.
Bagi Meiska, membawakan ulang lagu yang sudah identik dengan penyanyi sebelumnya menjadi tantangan tersendiri.
Ia ingin menghadirkan identitas musikalnya tanpa menghilangkan karakter dan emosi yang membuat lagu tersebut dicintai pendengarnya.
“Setiap remake lagu pasti punya tantangan tersendiri. Lagu ini sudah sangat melekat dengan Kak Mytha Lestari. Tantangannya adalah bagaimana aku bisa terlepas dari bayang-bayang penyanyi aslinya, tapi di sisi lain tetap menjaga esensi lagunya tanpa mengubah struktur dasarnya terlalu jauh,” ungkap Meiska.
Karena itu, Meiska tidak mengubah keseluruhan struktur lagu secara drastis. Ia tetap mempertahankan karakter utama Aku Cuma Punya Hati agar pendengar yang telah mengenal versi Mytha Lestari tetap dapat menikmati lagu tersebut dan bernyanyi bersama.
Meski begitu, sejumlah penyesuaian dilakukan untuk memberikan warna baru sekaligus memperkuat karakter vokal Meiska.
Ada Intro Baru dan Tambahan Bridge
Salah satu perubahan dalam versi Meiska terletak pada penyesuaian nada dasar dan aransemen intro.
Bagian pembuka tersebut kini menggunakan cuplikan dari bagian reff sehingga memberikan pendekatan berbeda sejak awal lagu.
Meiska juga menambahkan bagian bridge baru yang tidak terdapat dalam versi aslinya dan bagian tambahan itu ditempatkan pada segmen solo gitar saat proses rekaman.
Menariknya, ide tersebut digarap secara spontan bersama Keke Kananta dan Barsena Besthandi yang bertindak sebagai vocal director.
Sentuhan baru tersebut menjadi upaya Meiska untuk memberikan interpretasi personal tanpa membuat lagu kehilangan identitasnya.
Pendengar lama tetap dapat menikmati nuansa yang familiar, sementara pendengar baru bisa mengenal lagu tersebut melalui pendekatan musikal yang berbeda.
Berharap Jadi Teman bagi Pendengar
Melalui perilisan ulang Aku Cuma Punya Hati, Meiska berharap lagu tersebut dapat menjangkau generasi pendengar yang lebih luas.
Ia ingin karya yang telah dikenal sebelumnya itu kembali menemukan tempat di hati pencinta musik, termasuk mereka yang baru pertama kali mendengarnya.
Meiska juga berharap cerita dan emosi dalam lagu tersebut bisa menemani pendengar yang tengah mengalami pengalaman serupa.
“Semoga lagu ini bisa jadi teman buat teman-teman yang lagi mengalami hal serupa dan bisa relate dengan cerita di dalamnya. Aku juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Mas Badai dan Kak Mytha Lestari atas dukungannya,” tutur Meiska.
Dengan aransemen yang diperbarui, penyesuaian nada dasar, serta tambahan bridge, versi Meiska menawarkan cara berbeda untuk menikmati Aku Cuma Punya Hati tanpa mengesampingkan karya yang lebih dahulu dipopulerkan Mytha Lestari.
Lagu Aku Cuma Punya Hati versi Meiska kini telah tersedia di berbagai platform musik digital di Indonesia.
