Jakarta (iddaily.net) – Gunung Semeru dua kali guguran lava pijar yang meluncur hingga sejauh 2 kilometer, dari puncak kawah atau di atas puncak (± 4.376 meter di atas permukaan laut).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.33 WIB, Kamis (21/6/2026).
“Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 2.000 meter,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian dalam laporan tertulisnya.
Meski begitu, guguran lava pijar ini dalam batas aman dan belum mengancam permukiman warga.
Sebab, permukiman terdekat berada sekitar 8 kilometer dari puncak kawah Gunung Semeru.
Hingga pukul 13.00 WIB, Gunung Semeru mengalami erupsi sebanyak 4 kali, mulai pukul 04.38 WIB hingga 06.35 WIB.
Berawal pukul 04.38 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 meter di atas puncak (± 4.176 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara dan selatan.
Pukul 05.33 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 meter di atas puncak (± 4.376 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara dan selatan.
Lalu pukul 06.17 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 meter di atas puncak (± 4.376 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat.
Dan pukul 06.35 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 900 meter di atas puncak (± 4.576 meter di atas permukaan laut).
