Professional News Blog

03 July 2009
Jeffrey Winters Dan Permainan Kata-katanya
Iman D. Nugroho

Kehadiran pengamat politik dan ekonomi Jeffrey Winter dalam diskusi Pilihan Paradigma Ekonomi Indonesia yang Bermartabat dan Berdaulat di Gedung Dewan Pers, Kamis (2/06) ini benar-benar menghibur. Bukan karena analisa-analisa tajamnya sebagai pengamat seperti yang selama ini dikenal orang, melainkan permainan kata-kata dengan perumpamaan yang mengundang gelak tawa. Ketika moderator meminta Jeffrey menggambarkan kondisi Indonesia misalnya, pria asal AS itu justru mengibaratkan Indonesia seperti seorang petinju.


"Indonesia itu seperti petinju kelas berat yang sampai saat ini masih memilih untuk bertanding dengan petinju kelas ringan," Jelasnya.Seharusnya, dengan potensi yang dimiliki, Indonesia bisa menjadi sekelas Brazil, Rusia, India dan China atau BRIC. Namun, entah mengapa Indonesia masih saja asyik dengan memposisikan diri sebagai negara sekelas negara kecil seperti Chili, Costarika dan Honduras. "Indonesia itu saya menyebutnya sebagai missing BRIC, seharusnya menjadi bagian dari BRIC (Brazil, Rusia, India dan China," katanya.

Belum lagi gelak tawa dari peserta seminar itu mereda, Jeffrey kembali membuat joke-joke lain menyangkut posisi ekonomi dihadapan lembaga donor seperti International Monitory Fund (IMF), dan World Bank. Lembaga-lembaga itu menurut Jeffrey adalah "dokter" ekonomi bagi Indonesia. Namun, cara Indonesia memperlakukan "dokter" ini sungguh aneh, yakni enggan untuk berpindah dokter meskipun dokternya terbukti gagal. "Apa perlu empat puluh tahun lagi untuk membuktikan kalau dokternya benar-benar gagal," katanya menuai tawa. Hal lain yang menurut Professor dari Yale University ini unik adalah bagaimana para ekonom di Indonesia mencoba menyelesaikan.

"Seperti bertanya dimana harus menempelkan handyplast untuk orang yang kena kanker," katanya. Jeffrey pertama kali dikenal menjelang gerakan Reformasi tahun 1998, setelah buku pertamanya berjudul "Power in Motion: Capital Mobility and the Indonesian State" terbit pada tahun 1996. Namanya semakin terkenal saat dia dekat dengan tokoh politik yang melawan dominasi Orde Baru. Jeffrey juga menulis dua buku berjudul "Dosa-Dosa Politik Orde Baru" [Political Sins of Suharto's New Order] pada tahun 1999 dan "Orba Jatuh, Orba Bertahan?" [Indonesia's "New Order" Falls or Endures?] pada tahun 2004. Penelitian Jeffrey Winters juga dilakukan di United States, Russia, Indonesia, Philippines, Vietnam, Singapore dan Mexico.

Labels:

posted by iddaily[dot]net @ Friday, July 03, 2009  
1 Comments:
  • At 10:29 PM, Anonymous Anonymous said…

    duh kangen ama jeffry winters.. pernah ml ma dia soalnya..dia kan gay...

     

Post a Comment

<< Home
 

English Version
News Index 10
Think Sport
Jojo Raharjo
Seandainya pertarungan Tyson dan Holyfield digelar di Stadion Manahan Solo atau di Lapangan Simpang Lima Semarang dan disaksikan Kapolda Jateng Alex Bambang Riatmodjo, bisa jadi, Mike Tyson segera menjalani proses verbal di polsek terdekat.
Kumpulan informasi tentang tentang Wolrd Cup 2010 Afrika Selatan. Plus, panduan bagi penggila bola yang gemar mengadu nasib tebak skor.
Atmosphere
Syarief Wadja Bae
Kubaca lagi tulisanmu. Kemudian aku simpulkan, sebenarnya jalan kita sama, hanya saja cara kita beda dalam memahami rambu-rambu.
My Family
Balgis Muhyidin
Mungkin judul tulisan ini, Nasibmu TKI (Tenaga Kerja Indonesia) seolah olah menyatakan bahwa saya tidak berpihak kepada mereka.
Photo Corner
Fully Syafi
Keindahan dan kemewahan sel Artalita Suryani atau Ayin di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta, membuat saya ingin menyuguhkan "keindahan" sel yang sebenarnya.
Book For Good
Lasmi berhasil. Warga tersadar akan pentingnya organisasi buruh tani dan petani penggarap. Mereka ingin memperoleh bagi hasil secara adil dengan pemilik tanah,..
Monthly Index
Column
Atmosfir | Atmosphere
Resensi Buku | Book for Good
Pojok Foto | Photo Corner
Nol Kilometer | Zero Km
Keluargaku | My Family
Olah Raga | Think Sport
Wallpaper | Wallpaper
Galeri Foto | Photo Gallery
Theme
Bencana | Disaster
Budaya | Culture
Central Borneo
Cerita Pendek | Short Story
Hukum | Law
Jambi Sumatera
Jurnalistik | Jurnalism
Kabar Dari Seberang
Kesehatan | Health
Lingkungan Hidup | Environment
Luar Negeri | Oversea
Olah Raga | Sport
Opini | Opinion
Pendidikan | Education
Politik | Politic
Sosial | Social
Timor Barat | West Timor
Profile
Blog Profile
Advertisement
Code of Ethic
Twitter: @iddaily
Facebook: Iddailys Book
Tamu Negara
kado_obama
Special Column
Badai ini tak kalah heboh dari badai yang terjadi dua pekan sebelumnya.
imn_fixer_us_gerak
Download
Want to know about Indonesia? Please see this movie.
Focus
Organisasi lingkungan Internasional, Greenpeace mencatat beberapa poin penting yang dikatakan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Copenhagen.
Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi terlibat kasus Bank Century?
iklanblog_gerak
Netter Said
"Selamat Ultah untuk Iddaily.net. Menurutku, perlu pembenahan untuk mengenalkan IDDAILY pada publik agar lebih tahu lebih luas. Salut pada citizen jurnalismnya. Lain kali Aku masukin tulisan di sini dan harus dimuat! Hehe,.."
Nurdiyana Munir | Surabaya
Comment Please

ShoutMix chat widget

counter
Dewan Redaksi
Iman Dwianto Nugroho, Jojo Raharjo, Fully Syafi, Balgis Muhyidin, Agung Purwantara, Diana Sasa, Syarief Wadja Bae.
Penulis Special: Maya Mandley (Kabar Dari Seberang), Senja Madinah (Cerita Pendek)
Email: iddaily@yahoo.com
Phone: +62.81.6544.3718
Redaksi menerima kiriman berita, foto dan press release melalui iddaily@yahoo.com.
BCA Bank | no.610006740 | Mandiri Bank | 1420005410716 | an. Iman D. Nugroho