Jakarta (iddaily.net) – Semua jalur pendakian Gunung Arjuno–Welirang yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Jawa Timur, kembali ditutup sementara akibat kebakaran hutan.
Penutupan berlaku mulai Sabtu, 17 Oktober 2026, hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Kebijakan tersebut ditetapkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura Raden Soerjo melalui Pengumuman Nomor 500.4.6.10/1886/123.7.2/2026.
Dengan adanya penutupan tersebut, calon pendaki diimbau menunda perjalanan dan tidak memaksakan diri memasuki kawasan yang masih ditutup.
Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi dari UPT Tahura Raden Soerjo dan mematuhi seluruh ketentuan keselamatan yang berlaku.
Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan para pendaki sekaligus mendukung penanganan kebakaran di kawasan hutan.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi, membenarkan penutupan jalur pendakian tersebut.
“Pihak pengelola menegaskan bahwa seluruh aktivitas pendakian harus dihentikan sementara sampai kondisi kawasan dinyatakan aman,” kata Jumadi dikutip dari Antara.
Dia mengaku kebakaran hutan menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengunjung, terutama karena titik api dapat menyebar dan menjangkau jalur pendakian.
Kondisi medan pegunungan yang terjal juga berpotensi menyulitkan petugas dalam menjangkau lokasi kebakaran dan melakukan pemadaman.
Sejumlah petugas dan relawan dikerahkan untuk menangani kebakaran serta memantau perkembangan kondisi di lapangan.
Evaluasi akan dilakukan sebelum pengelola mengambil keputusan mengenai pembukaan kembali jalur pendakian.
Gunung Arjuno–Welirang merupakan salah satu destinasi pendakian populer di Jawa Timur.
Kawasan ini memiliki sejumlah jalur pendakian, di antaranya melalui Tretes, Lawang, Purwosari, dan Sumber Brantas.
Sebelumnya, jalur pendakian Arjuno-Welirang dibuka awal Mei 2026 setelah ditutup 5 bulan dampak cuaca ekstrem.
