Close Menu
iddaily.netiddaily.net
  • Beranda
  • Voice
  • Peristiwa
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About Us
  • Q&A
  • Privacy Policy
  • Dukung Kami
Facebook X (Twitter) Instagram
iddaily.netiddaily.net
  • Beranda
  • Voice
  • Peristiwa
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Indeks
iddaily.netiddaily.net
Home»Peristiwa»5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau
Peristiwa

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Icha BalqisIcha Balqis08 September 2026 / 23:24 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau/Dok Istimewa
Rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau/Dok Istimewa

Jakarta (iddaily.net) – 5 Jurnalis dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (7/9/2026).

Salah satu jurnalis yang belum diketahui keberadaannya merupakan pewarta foto Kantor Berita ANTARA Biro Banten, Muhammad Bagus Khoirunnas.

Selain Bagus, empat jurnalis lainnya yang berada dalam rombongan tersebut yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Yudhistira dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan fotografer lepas.

Berdasarkan informasi yang diterima, rombongan jurnalis tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan sebuah speedboat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi pada sekitar pukul 14.42 WIB.

Saat itu, salah seorang anggota rombongan masih sempat membagikan lokasi terakhir kepada jurnalis Lampung bernama Abay.

Namun, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan tersebut terputus.

Hingga laporan ini dibuat, keberadaan para jurnalis belum diketahui.

Informasi mengenai hilang kontak tersebut kemudian diteruskan kepada aparat dan tim pencarian dan pertolongan untuk dilakukan penelusuran di wilayah perairan Selat Sunda.

Tim gabungan dari Basarnas dan unsur kepolisian selanjutnya melakukan pencarian dengan menyisir wilayah yang diperkirakan menjadi lokasi terakhir rombongan.

“Pada hari Senin tanggal 7 September 2026 pada pukul 14.00 WIB, jurnalis Banten bertolak dari dermaga Pagedongan Carita untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau,” kata Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

Salah seorang jurnalis, kata Amrad, sempat berkomunikasi dengan jurnalis di Lampung sekitar pukul 14.42 WIB. Dia mengatakan jurnalis itu mengirim lokasi terakhir.

“Komunikasi terakhir Korban dengan jurnalis Lampung atas nama Abay bahwa pada pukul 14.42 (7/9/26) mengirim share location terakhir dan pada pukul 15.04 terjadi hilang kontak. Sampai berita ini dilaporkan, korban belum ditemukan,” katanya.

Kondisi perairan dan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam proses pencarian.

Kepolisian dan Basarnas masih mengumpulkan informasi mengenai posisi terakhir speedboat yang digunakan rombongan.

Sementara pihak ANTARA terus berkoordinasi dengan keluarga, aparat keamanan, Basarnas, dan instansi terkait untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan Muhammad Bagus Khoirunnas.

ANTARA berharap seluruh jurnalis yang hilang kontak dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

5 jurnalis hilang Anak Krakatau ANTARA Basarnas Gunung Anak Krakatau headline jurnalis hilang kontak Anak Krakatau jurnalis hilang Selat Sunda KN Tetuka Muhammad Bagus Khoirunnas Polda Banten Selat Sunda
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKarhutla 2026 Lepaskan Ratusan Juta Ton CO2
Next Article Tim Gabungan Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau
Icha Balqis

Friendly Woman yang sering lost signal.

Related Posts

Karhutla Jatim Capai 11.449 Ha, 77 Persen Lahan Terbakar di Hutan Konservasi

24 Oktober 2026 / 11:47 WIB

Gandrung Sewu 2026 Digelar Besok Malam, 1.300 Penari Banyuwangi Bakal Tampil Glow in the Dark

23 Oktober 2026 / 10:38 WIB

Hari Santri 2026, Cak Imin Tantang Santri Berantas Kemiskinan dan Kuasai Teknologi

22 Oktober 2026 / 18:02 WIB
Leave A Reply Cancel Reply

Karhutla Jatim Capai 11.449 Ha, 77 Persen Lahan Terbakar di Hutan Konservasi

24 Oktober 2026 / 11:47 WIB

Mengenal Gandrung Sewu, Festival Tari Kolosal yang Jadi Ikon Banyuwangi

23 Oktober 2026 / 15:00 WIB

BMKG Ingatkan Cuaca Panas-Kering Masih Berlanjut, Jatim Sempat Capai 38 Derajat Celsius

23 Oktober 2026 / 14:06 WIB

Gandrung Sewu 2026 Digelar Besok Malam, 1.300 Penari Banyuwangi Bakal Tampil Glow in the Dark

23 Oktober 2026 / 10:38 WIB

KontraS Surabaya: Hentikan Intimidasi dan Pembungkaman Kebebasan Sipil

23 Oktober 2026 / 09:35 WIB

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.