Jakarta (iddaily.net) – Trio pop New Pusat Dunia atau NPD kembali melanjutkan perjalanan musik mereka dengan merilis single ketiga bertajuk “Lupain Aku Plis”.
Lagu ini hadir setelah grup tersebut menuntaskan rangkaian NPD World Tour.
Lewat “Lupain Aku Plis”, NPD mengangkat cerita tentang seseorang yang pernah berusaha mendapatkan perempuan yang disukainya, tetapi cintanya tidak berbalas.
Waktu berlalu dan ia akhirnya memilih melanjutkan hidup hingga situasi kemudian berbalik.
Perempuan yang dulu menolak justru kembali datang dan mencoba mendekatinya.
Namun, sang pria sudah move on dan tidak lagi tertarik mengulang kisah lama.
Cerita tersebut dikemas NPD dengan pendekatan yang jenaka dan penuh percaya diri.
Alih-alih meratapi masa lalu, tokoh dalam lagu ini justru seolah ingin menunjukkan bahwa dirinya sudah berubah dan menjadi lebih baik.
Nuansa tersebut tergambar dalam salah satu bagian lirik, “Oh sorry akunya move on, kamunya gamon.”
Kalimat tersebut menjadi gambaran sederhana tentang kondisi ketika satu orang sudah selesai dengan masa lalu, sementara mantannya masih sulit melepaskan hubungan tersebut.
Secara musikal, “Lupain Aku Plis” dikemas dalam balutan pop ballad yang ringan, catchy, dan mudah diterima.
Tema move on yang dekat dengan kehidupan sehari-hari juga membuat lagu ini terasa relevan bagi pendengar yang pernah berada dalam situasi serupa.
Berawal dari Potongan Melodi
Proses kreatif “Lupain Aku Plis” bermula dari potongan melodi yang dibuat Peter Lawdenk.
Ide tersebut kemudian dikembangkan bersama Kev, Niky, dan Mario, serta melibatkan Rey Tobing sebagai produser.
Kolaborasi tersebut membuat lagu ini tidak hanya membawa karakter NPD, tetapi juga menghadirkan sudut pandang dari masing-masing personel.
“Lupain Aku Plis” sekaligus menjadi bagian dari upaya NPD membangun identitas mereka melalui karya-karya dengan karakter yang beragam.
Hadir dengan Official Lyric Video
Bersamaan dengan perilisan single, NPD juga menghadirkan official lyric video untuk “Lupain Aku Plis”.
Artwork lagu menampilkan seorang perempuan yang sedang memegang cermin.
Di dalam pantulan cermin tersebut terlihat wajah para personel NPD.
Visual itu menjadi metafora seseorang yang masih terjebak dalam kenangan masa lalu.
Bayangan orang yang pernah hadir dalam hidupnya seolah terus muncul dan sulit dihapuskan.
Konsep tersebut melengkapi cerita dalam lagu yang mempertemukan dua kondisi berbeda: seseorang yang sudah berhasil move on dan seseorang yang masih berusaha mendapatkan kembali hubungan yang telah berakhir.
Sebagai single ketiga, “Lupain Aku Plis” menunjukkan sisi lain NPD yang tidak hanya mengandalkan persona jenaka dan penuh percaya diri, tetapi juga mampu mengangkat cerita percintaan yang dekat dengan pengalaman sehari-hari.
NPD sendiri masih menyimpan sejumlah karya baru yang belum diumumkan.
Untuk sementara, pendengar diajak menikmati “Lupain Aku Plis”, lagu tentang move on yang bisa terasa menyentil bagi mereka yang sudah melupakan masa lalu maupun mereka yang masih berharap untuk kembali.
