Jakarta (iddaily.net) – Jelang Idul Adha, Presiden Prabowo Subianto membeli hewan kurban di beberapa daerah di Jawa Timur.
Bantuan sapi kurban ini disalurkan ke beberapa tempat, salah satunya masjid, yang nanti dibagikan ke warga.
Informasi yang dihimpun, Prabowo membeli sapi jenis limosin yang diberi nama ‘Sadewa Next Generation’.
Sapi dengan berat 1,76 ton menjadi sapi pilihan Prabowo untuk berkurban di Kabupaten Blitar.
Selain di Blitar, Prabowo juga membeli hewan kurban dengan bobot kurang lebih 1,2 ton dan disalurkan ke Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Sementara di Kabupaten Madiun, Prabowo membeli sekor sapi jumbo bernama Bruno dengan bobot mencapai 1,1 ton.
Peternak yang beruntung Hadha Waris Saputra (24) asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
Rencananya, sapi tersebut akan disembelih di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Sawahan.
Prabowo juga membeli sapi Limosin berbobot lebih dari 1 ton dari peternak di Desa Pesawahan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.
Sapi seharga Rp102 juta ini rencananya didistribusikan untuk masyarakat Kecamatan Jabon.
Sapi dari Kediri seperti jenis pegon cross juga dibeli oleh pihak Istana untuk disalurkan ke wilayah lain seperti Tangerang Selatan (Tangsel).
Hingga kini, harga hewan kurban sapi semakin naik lantaran banyaknya permintaan warga untuk disembelih saat perayaan Idul Adha.
Kenaikan ini berkisar Rp 1,5 juta-Rp 3 juta per ekor tergantung ukuran sapi.
Harga sapi yang sebelumnya Rp 16 juta kini menjadi Rp 17,5 juta.
Para pembeli sengaja membeli sapi kurban lebih awal agar mendapat sapi dengan harga yang lebih terjangkau dengan kualitas bagus.
“Harga sapi semakin naik karena bentar lagi Idul Adha. Saya bawa ke Sidoarjo dapat harga Rp 23 juta. Biasanya harga Rp 20 juta,” ujar pembeli asal Sidoarjo.
