Makkah (iddaily.net) – Bagi jemaah haji berkebutuhan khusus, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyediakan peralatan penunjang.
Seperti yang tampak pada aktivitas PPIH Sektor 7 Daker Makkah ini.
PPIH menjemput jemaah dengan kursi roda dan alat lift khusus untuk bus atau bus wheelchair lift.
Jemaah Haji Tertua
Tak ada yang menyangka, di salah satu kursi bus Kloter YIA 9 (Yogyakarta), duduk seorang jemaah haji berusia 103 tahun: Mardijiyono Karto Sentono.
Jemaah haji tertua yang tergabung dalam Gelombang I.
Di tengah aktivitas liputan, Ahmad Nuril Fahmi, wartawan Times Indonesia, spontan membantu seorang lansia yang tampak kesulitan turun dari bus.
Tanpa banyak tanya, ia langsung menawarkan bantuan.
“Saya tidak tahu yang saya gendong itu Mbah Mardijiyono,” tuturnya.
“Saya hanya melihat ada jemaah haji yang sudah sepuh dan kesulitan turun dari bus. Terus saya tawarkan untuk saya gendong, dan beliau setuju.”
Momen itu berlangsung sederhana. Tidak dirancang. Tidak pula dibuat demi kamera.
Seorang wartawan memanggul seorang tamu Allah yang renta, berjalan perlahan menuju hotel tempatnya beristirahat.
Rekan-rekan Fahmi yang berada di lokasi, Bhery Hamzah dari Radio Elshinta Jakarta dan Mahmud Fauzi dari Metro TV, juga baru mengetahui belakangan bahwa sosok yang mereka bantu adalah jemaah tertua di gelombang pertama haji Indonesia tahun ini.
*Chairul Akhmad Berkontribusi dalam tulisan ini
