26 January 2012

Panik karena mobil Esemka

Reaksi yang ditunjukkan pada mobil Esemka adalah kepanikan. Seolah-olah, orang Indonesia sangat jauh ketinggalan. Padahal, tidak. Menurut saya, potensi yang dimiliki negeri ini tenggelam, karena pemerintah tidak mampu mengelola, dan memilih untuk terlena dengan ukuran-ukuran barat. Hasilnya, semua yang tidak mengacu pada ‘barat’ dinilai tidak maju.

24 January 2012

Kecelakaan Tugu Tani adalah puncak dari ketidakpatuhan



*maaf, video ini saya pasang sebagai pengingat perlunya kita taat lalu lintas. Maaf bila tidak berkenan
 
Orang pantas marah dengan kecelakaan Tugu Tani yang menewaskan 9 orang. Apalagi, belakangan diketahui, ada narkoba jenis sabu yang mempengaruhi sopir mobil merk Xenia itu. Bagi saya, ini adalah puncak dari ketidakpatuhan pada hukum, utamanya yang berhubungan dengan lalu lintas.

22 January 2012

Orang China yang kukenal

the guardian
Di Imlek 2012 ini, saya ingin kembali menuliskan kesan saya pada kawan-kawan China yang saat ini hidup di Negeri Panda. Bukan sebuah tulisan serius, hanya sebuah kenangan baik dalam pejalanan hidup saya. Tulisan ini untuk kalian,..

19 January 2012

Apakah kita akan terus berakrobat?

Berkehidupan di Indonesia, lama-lama seperti akrobat. Penuh dengan modifikasi dan keunikan yang dilakukan orang-orang di dalamnya. Aturan mainnya cuma satu: asal tidak terjatuh dari 'trapeze' dan 'juggling' tetap berlangsung, kehidupan pun berjalan normal. Hukum, menjadi barang lapuk yang syukur ada, dan tidak harus dituruti. Mayoritas menganggap lumrah pelanggaran yang terjadi.

18 January 2012

Resolusi religi tahun 2012 yang berantakan

repro thyaonly
Menjelang tahun baru hampir sebulan lalu, entah mengapa, ada keinginan untuk menyapa beberapa kawan, dan membagi pemikian soal resolusi 2012. Tidak main-main, resolusi kali ini berhubungan dengan hal yang paling fundamendal dalam kehidupan: AGAMA. Namun, hanya berjalan beberapa minggu, resolusi itu sudah berantakan.

12 January 2012

Sekedar pansus saja, mengapa harus menunggu petani merobohkan pagar?

Aduh, inginnya menulis yang baik-baik soal Indonesia. Tapi kenyataan di depan mata tidaklah demikian. Lihat saja, Kamis (12/1) ini. Bahkan untuk membuat Panitia Khusus (Pansus) agraria DPR saja, harus di petani marah, dan merobohkan pagar gedung DPR-RI. Sepertinya, jalinan hati DPR-Pemerintah-aparat hukum dan masyarakat bertambah jauh saja.

10 January 2012

Melakukan lompatan dengan berdebar-debar,..

Ini adalah saat-saat yang mendebarkan. Ketika memutuskan kembali menulis di personal website. Sekaligus membuat lompatan untuk mengubah Iddaily.net, dari website umum, menjadi website artikel opini pribadi. Memang, taruhan dari langkah itu adalah, hilangnya pembaca. Tapi, bukankah perubahan adalah hal yang tidak bisa ditolak?

16 June 2011

Ego tolol berbasis sektoral

Sebuah diskusi menarik bersama kawan-kawan aktivis, belum lama ini. Tentang ‘ego sektoral’. Dalam banyak kasus, ego jenis ini tidak menguntungkan kepentingan bersama, besar dan lebih general. Sayangnya, semangat ini masih sering muncul.

13 June 2011

Melawan ‘sial’ untuk realisasikan asuransi sosial

Dimuat di 'Fokus' Jurnalparlemen.com

Tujuh tahun lalu, tahun 2004, saat UU Sistem Jaminan Sosial Nasioal (SJSN) didok, masyarakat seperti punya harapan baru. Untuk pertama kalinya, Negara itu punya sebuah UU yang menanggung semua persoalan dasar kehidupan warganya. Tujuh tahun berlalu, sampai akan dibuat UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), asuransi sosial itu belum juga menjadi nyata.

01 May 2011

Buruh itu kita, kita itu buruh

Penjara AJI Jakarta, May Day 2011
Kali ini di tahun 2011, May Day kembali diperingati. Untuk kesekian kalinya, jutaan buruh di seluruh dunia turun ke jalan, meneriakkan kenyataan-kenyataan nasib yang belum berubah, tekanan-tekanan yang mereka alami, tidak adanya perhatian dari pemerintah, dan berbagai persoalan lain. Namun sesudahnya, kosong,..

17 March 2011

PKS digoyang 'PKS' dan bom Utan Kayu

Partai Keadilan Sejahtera digoyang 'PKS'. PKS yang kedua ini adalah Perkara Kyai Supendi atau Yusuf Supendi, salah satu dari 52 orang pendiri Partai Keadilan (PK) yang kemudian berubah nama menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tidak tanggung-tanggung, 'PKS' ini langsung menohok pada Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Bagian dari operasi hukuman bagi partai koalisi yang nakal?